Jalan-jalan ke Taksim Square, Istanbul Turki, Ada Toko Skincare yang Murah Banget


taksim-square-turki
Istiklal Street, Taksim Square Istanbul Turki
Jalan-jalan ke Taksim Square, Istanbul Turki- Jika ke Istanbul Turki, rugi rasanya jika tak berkunjung ke Taksim Square. Di sini ada Monumen Republik yang di tengahnya berdiri kokoh tokoh revolusioner seperti Atatürk dan İsmet İnönü.  Kabarnya monumen itu dibawa dari Roma ke Turki pada 1928 ketika perayaaan ulang tahun kemerdekaan.



Monumen Republik. Itu abis belanja di Gratis hihhi

Saya ke Taksim Square Alhamdulillah dua kali. Yang pertama pada malam hari sekitar pukul 21.00 ketika baru saja mendarat di Istanbul dari kota Bursa. Tour guide selalu memperingatkan hati-hati di Taksim Square, jaga barang, jaga tas, jaga dompet dan handphone. Banyak pencurian.

Baca:
- Cari Jaket Winter Murah di Pasar Senen, Cuma Rp 85 Ribu
Berkunjung ke Anitkabir, Makam Mustafa Kemal Ataturk di Ankara Turki
- Hidden Gems, Beli Souvenir Malaysia yang Murah
Itinerary 4D3N Murah Meriah ke Kuala Lumpur
Pengalaman Belanja di Outlet Munira Turki, Ini Tips nya Agar Gak Kemahalan


Ketika di sana memang ada mobil polisi yang stand by untuk mengawasi bahkan kadang menghidupkan sirine. Malam itu Taksim Square sangat ramai (dan memang selalu ramai). Konon jutaan manusia yang datang ke Taksim Square dari berbagai dunia yang mengunjungi Istanbul.





Di sini banyak yang berjualan. Sebelum masuk ke area Istiklal Caddesi (Istiklal Street), di mana tempat pejalan kaki seliweran, di dekat monumen, posisi di pinggir jalan banyak yang berjualan. Kebanyakan asesoris bunga, souvenir dan kacang khas Turki. Sedangkan yang menjual kebab disebrangnya area tersebut. Sayangnya, saya nggak suka kebab jadi nggak mencobanya. Beberapa teman yang beli katanya sih enak dan banyak pilihan rasa.

Baca:
9 Hikmah #DirumahAja Karena Wabah Covid-19
- Ke Gunung Uludag Turki, Indahnya Kota Bursa
6 Hal yang Perlu Diwaspadai Jika Pergi ke Luar Negeri
Ke Turki Lebih Baik Membawa Dolar US, Lira atau Rupiah?
Penerbangan Panjang ke Turki 

Lalu dari monumen saya berjalan ke Istiklal Caddesi (Istiklal Street) yang di kanan kiri banyak kedai. Mulai dari butik, musik galeri seni, bar, kafe, pub, kedai kopi, kedai cokelat, patisserries dan mini market semuanya ada. Banyak barang-barang branded internasional dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan di lokasi lain. Di tengah jalan ada jalur trem.

Rintik hujan
Ada Festival 


Warga Istanbul itu cantik dan ganteng. Lantaran ini bagian Eropanya Turki, dari penampilan dan struktur wajah memang berbeda dibandingkan di ibu kotanya, yakni Ankara. Di Istanbul warganya lebih modern dan terbuka. Mereka bebas menunjukkan ekspresi dalam penampilan. 


Ke Taksim kedua kalinya ketika akan kembali ke Jakarta. Jadi seiring menunggu jam pesawat, kita menghabiskan waktu muter-muter di Taksim Square yang disambut dengan hujan rintik. Pada siang hari Taksim nggak seramai malam. Tapi nyaris semua kedai kopi dan tempat belanja ramai, Alhamdulillah yah saya sempat nyobain nongki di salah satu kedai di Taksim Square.

Baca:
Pengalaman Ngopi di Kedai Kopi di Istanbul Turki


Sssttt...mau saya kasih tahu rahasia nggak belanja skincare yang murah di Taksim Square. Namanya 'GRATIS',  semacam mini market seperti Guardian. Lokasinya agak di tengah Istiklal Street. Kalau dari monumen posisi di sebelah kiri. Tapi saya lebih memilih membeli body lotion, sabun mandi dan body mist.

Kenapa saya tahu murah? Lantaran itu hari terakhir saya jadi tahu dong harga di tempat lain berapa. Kebetulan saya memang suka kumpulin body lotion dan sabun mandi mahal yang harganya diskon. Enak aja nempel di kulit jadi wangi dan kulit lebih lembut dan kenyal. Saya membeli 2 body lotion olive oil ukuran besar hanya 5 /10 LT (saya lupa), sabun mandi dari olive oil juga hanya 3 LT, lalu body mist. Sayangnya mau beli banyak nggak bisa kepikiran isi koper sudah penuh banget (padahal bawa dua koper, berat sama baju winter yang tebel). Daripada entar di bandara kebuang atau harus beli bagasi lagi yang pasti mihhil bingit,  jadi saya beli secukupnya meski gatel juga mau beli banyak. Kapan lagi ke Istanbul, yegak. Ini aja di bandara harus bongkar koper lagi karena kepenuhan dan dipisah mana yang bisa dibawa ke kabin atau bagasi.

Penjual kebab di Taksim Square

Taksim Square di malam hari
Saya juga membeli cokelat. Makannya untuk iseng hari itu aja bukan untuk oleh-oleh. Jadi di pinggiran sepanjang jalan Istiklal itu ada toko cokelat kecil, semacam lapak, bukan toko besar. Jadi ini untuk cemilan, sekotak kecil. Lantaran bungkusan hanya dengan foil tanpa merk, jadi harga lebih murah hanya 10 TL.

Oneday Insya Allah, kalau ke Taksim Square akan menyusuri jalan Istiklal itu hingga ujung dan mencoba naik tram. Kalau mau sholat juga ada masjid di Taksim, nah lucunya kalau mau ke toilet umum harus siapkan uang 1 LT karena bayar. Di pintu masuk toilet harus masukkan koin, atau jika di kafe (saya ngalamin) ketika uang masuk, pintu tetiba bisa didorong terbuka. Saya sama seorang teman jadi gantian ke toilet, sebelum pintu tertutup sudah saya tahan dengan tangan. Kalau sampai ketutup rapat, bayar lagi deh.





 Semoga Bermanfaat

ALIA FATHIYAH

2 comments

  1. seru liatnya. aku ke istanbul cuma singgah sehari aja krna mau umroh. lain kali kudu wisata ke turki aja pasti lebih puas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak ke turki khusus ke sana, aku juga ketemu jamaah umroh

      Delete

Alsya Communications

Alsya Communications
Media Consultant untuk press conference, media gathering dan press release. Tim kami terdiri dari para mantan wartawan sehingga memudahkan untuk interaksi dengan media di Indonesia, baik media cetak, media online, atau blogger.