Berkunjung ke Anitkabir, Makam Mustafa Kemal Ataturk di Ankara Turki


museum-anitkabir-turki

Berkunjung ke Anitkabir, Makam Mustafa Kemal Ataturk di Ankara Turki- Aliaef.com

Assalamualaikum gaess,

Sebelum mendatangi ke Anitkabir, saya brosing dulu. Takjub dengan gambar bangunan yang megah dan mewah. Dengan tiang-tiang besar sebagai penyangga. Mengingatkan saya akan bangunan sejarah di Yunani - negara impian sejak kecil yang belum kesampaian. (uhuk)


Baca:
- 6 Hal yang Perlu Diwaspadai Jika Pergi ke Luar Negeri
- Ke Turki Lebih Baik Membawa Dolar US, Lira atau Rupiah?
- Penerbangan Panjang ke Turki 

Pertama kali mendarat di Turki, perjalanan saya dimulai dari Ankara, ibu kota Turki. Selama ini orang mengira,-juga saya- Istanbul adalah ibu Kota Turki, ternyata salah. Ankara adalah bagian sisi Asia-nya Turki. Menurut tour leader lokal yang mendampingin perjalanan saya dan rombongan, namanya Arzu-justru tanah dan rumah di bagian Asia lebih mahal dibandingkan di sisi Eropa-nya Turki. So...kita sebagai orang Asia harus bangga gaess tanah kita lebih mahal dibanding orang Eropa, Lolss.


museum-anitkabir
Makam Mustafa Kemal Ataturk

Bus yang kami tumpangin parkir di pinggir jalan. Berada di Turki kita harus banyak jalan kaki, nggak ada itu mikrolet, omprengan atau ojek. Di sebrang jalan dari bus, terlihat lokasi yang banyak ditumbuhi pohon rindang, bangunan Ataturk tidak terlihat. Masuk ke dalam area museum harus melewati mesin metal detector, nyaris semua museum yang saya kunjungi di Turki selalu melewati mesin itu.

Foto dulu di Taman Perdamaian
Banyak anak kecil belajar sejarah mengunjungi Anitkabir

anitkabir


Ternyata, gratis masuk ke dalam museum, banyak petugas yang menjaga. Tapi tenang, mereka baik hati, ramah dan ganteng kok (eeaa). Setelah melewati mesin itu jalan jauh ke dalam namanya Taman Perdamaian, di trotoar ada beberapa papan informasi, kursi, pepohonan yang bisa dijadikan foto narsis.






Pengunjung akan disambut dengan rindangnya pepohonan di Taman Perdamaian. Taman ini memiliki tetumbuhan dari 25 negara, melambangkan harmonisasi tanpa melihat latar belakang etnis dan keyakinan. Melipir sedikit dari Taman Perdamaian, ada jalan batu panjang yang disebut "Jalan Singa". Di kanan kiri jalan sepanjang 200 meter ini terdapat patung-patung singa yang rebah.
Udara sangat dingin, angin yang berhembus lumayan masuk ke tulang. Saat saya berkunjung ke Turki itu akhir November dan menjelang winter. DI kejauhan terlihat beberapa bangunan, berwarna kuning ke emasan. Lalu ada taman yang di tengahnya tergambar bendera Turki. Bangunan tersebut ternyata kios dan toilet.
Makam Ataturk dijaga

view di depan makam


Jalan lagi menapaki tangga,  saya dihadapkan pada lapangan luas yang biasa digunakan sebagai tempat upacara. Di lantai lapangan ini terdapat keramik dengan 373 motif karpet era Kekaisaran Ottoman. Di depan lapangan ada bangunan megah berdiri tegak.



Di dalam bangunan megah lebih dari 15 meter itu terdapat simbol dari makam Ataturk, yaitu peti mati yang terbuat dari marmer merah yang langka. Pengunjung tidak bisa melihat langsung kuburan Ataturk, untuk sekadar meletakkan karangan bunga, namun hanya disuguhi video bentuk persemayamannya.

Saya pernah baca di internet, entah ini benar atau tidak, Waallahualam. Tapi buat saya ini menarik dan bikin kepo. Kenapa Mustafa Kemal disemayamkan bukan dikubur? Konon, Ataturk yang wafat di usia 57 tahun pada 1938 ditolak bumi lantaran mengubah beberapa ajaran Islam (bisa di brosing aja ya gaess). Ketika beberapa kali ditolak, mayatnya tidak bisa dikebumikan, pemerintah mendirikan bangunan besar tersebut yang memakan waktu selama 16 tahun.

Masuk ke dalam bangunan megah hanya ada makam Ataturk di ujung ruangan. Kebetulan saat itu sedang ada upacara kemiliteran, pengunjung harus berdiam sejenak untuk menghormati. Setelah upacara selesai, pengunjung menuju ke depan untuk melihat makam atau sekedar berfoto.
Keluar bangunan makam, di sebelah kanan ada gedung berbentu panjang dengan warna yang sama, itulah museum Ataturk. Museum ini dirancang memanjang dengan lorong satu arah sehingga seluruh pengunjung tidak perlu khawatir luput melihat benda pameran.

museum-anitkabir=turki
Ini makam Mustafa Kemal Ataturk
Di dalam makam

Bagian pertama museum dipamerkan benda-benda peninggalan Ataturk, mulai dari senjata, pakaian, surat, hingga jam tangan. Ada yang unik dari semua jam yang dipamerkan dalam museum ini. Semua jarumnya menunjuk angka 09.05, tepat pada jam dimana Ataturk meninggal dunia.

Banyak pula souvenir atau cenderamata bergambar Ataturk yang dijual dan banyak pula yang membelinya.  Berbagai benda mulai dari jam tangan, kaos, pin atau magnet bergambar Ataturk dijual di tempat ini.

Buku- buku tentang Ataturk
Meski telah lama wafat, rakyat Turki masih menghormati Ataturk.  Di tempat ini juga berdiri patung lilin Ataturk dengan ukuran sebenarnya. Ada juga anjing Ataturk bernama Fox yang diawetkan di dalam kotak kaca.



souvenir yang dijual
Mezeng gaess
Berbagai lukisan tentang perjuangan rakyat Turki dan Ataturk ditampilkan di bagian lain museum. Lorong panjang dengan berbagai koleksi militer Turki dipajang di sini. Jendela terbesar dari lorong itu adalah jendela kuburan Ataturk yang mengarah ke Istana Ankara.

Di dalam museum

Museum Ataturk



Saat itu Ataturk sangat ramai dengan pengunjung, tapi rata-rata orang Turki itu nggak bisa bahasa Inggris. Tapi mereka sangat ramah dengan orang asing, nyaris semua yang saya temui melambaikan tangan dan tersenyum, ini lantaran saya memegang kamera kali yaaa.

Pemandangan di sekitarnya begitu indah. Museum yang berada di ketinggian itu bisa melihat beberapa bangunan tinggi di Ankara, terlihat indah.

Saya masih penasaran dengan sejarah dan peninggalan peradaban Islam yang ada di Turki. Insya Allah, oneday bisa ke Turki lagi. Aamiin Allahumma Aamiin.

Semoga Bermanfaat





Alia Fathiyah

2 comments

  1. Bagus banget foto-fotonya. Semoga saya dan keluarga bisa berkunjung juga...:)

    ReplyDelete