Buku 11 Tahun Kangen Chrisye akan Diboyong ke Museum Musik Dunia di Malang




Akhirnya yang ditunggu-tunggu muncul juga sejak Maret 2018. Yup! Buku 11 Tahun Kangen Chrisye diluncurkan pada Senin, 17 September 2018 di Aruba Cafe, Pasar Raya Blok M. Sang penggagas ide, Bang Ferry M Baldan menepati janjinya untuk dibuatkan buku hasil penulisan 29 jurnalis dalam rangka 11 tahun Chrisye Wafat pada 30 Maret 2018 lalu.

Baca:
11 Tahun Setelah Chrisye Pergi, Adakah yang Menggantikannya
7 Inspirasi Padu Padan Sneakers Agar Tampil Fashionable
Pengalaman Berobat Tumor di dr Paulus W Halim BSD City
5 Jajanan Enak di Lurik Coffe & Kitchen, Dijamin Bikin Ketagihan


Setiap tahun, Bang Ferry memang konsisten membuat sesuatu yang menarik di bawah bendera Komunitas Kangen Chrisye (K2C) untuk mengenang legenda musik Indonesia itu. Nah tahun ini, Bang Ferry mengajak wartawan untuk berlomba menulis mengenai Chrisye yang akhirnya menemukan beberapa pemenang.

Buku ini berisi 229 halaman dengan nuansa hitam dan putih. Di cover buku tertulis 11 Tahun Kangen Chrisye. Kumpulan Tulisan Jurnalis tentang Chrisye 30 Maret-5 April 2018. Di cover ada sketsa gambar wajah Bang Ferry.


Membuka lembaran ketiga ada daftar isi bagi para penulis, lalu sebelahnya ada foto Chrisye. Membalikkan lembaran lagi ada kata pengantar dari Bang Ferry juga ada foto bersama istri tercinta. Nah, di halaman selanjutnya mulai deh tulisan-tulisan para jurnalis. Mulai dari juara pertama, kedua dan juara ketiga (saya! *tunjuk tangan).

Tulisan tersebut sebenarnya ada di blog ini, tapi maafkan sudah melewati editan karena harus menyesuaikan halaman. Pasalnya tulisan saya yang paling panjang, lebih banyak bercerita pengalaman saya ketika berinteraksi dengan Chrisye ketika masa hidupnya.


Nah, malam itu Bang Ferry nggak sendiri. Ada Mbak Yanti Noor, istri almarhum Chrisye juga mas Bens Leo yang menjadi moderator. Untuk K2C ini merupakan buku ketiga mengenai Chrisye. Sebelumnya, Chrisye, Kesan Di Mata Media, Sahabat dan Fans dan 10 Tahun Setelah Chrisye Pergi: Eskpresi Kangen Penggemar.
"Saya itu nggak rela kalau Chrisye hilang dari ingatan penggemarnya, jadi saya perlu melakukan ini setiap tahunnya," kata Mantan Menteri Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional ini.

Rencananya, Bang Ferry akan membawa ketiga buku tersebut ke Museum Musik Dunia di Batu Malang Jawa Timur. Ketiga buku tersebut akan menjadi bagian koleksi di museum yang banyak sekali berisi peninggalan barang-barang Chrisye yang berhubungan dengan kontribusinya di dunia musik Indonesia.

Ketika Mbak Yanti mengatakan kalau dia belum pernah ke museum tersebut, dengan sigap Bang Ferry memberikan wacana untuk berkunjung ke museum di Batu Malang itu (ikut bang!).


"Saya sangat berterima kasih dengan Bang Ferry yang selalu menghidupkan karya-karya Chrisye. Di manapun dia berada, ketika momen tanggal kepergian Chrisye, dia pasti mengenangnya dengan berbuat sesuatu," kata Mbak Yanti takjub.

So.. yang mau membeli buku ini dijual lewat online ya.

AAL

1 comment

  1. Thanks jadi tau ada komunitas Komunitas Kangen Chrisye (K2C) dan buku ini. Chrisye is a legend.

    ReplyDelete

Alsya Communications

Alsya Communications
Media Consultant untuk press conference, media gathering dan press release. Tim kami terdiri dari para mantan wartawan sehingga memudahkan untuk interaksi dengan media di Indonesia, baik media cetak, media online, atau blogger.