Makan siang di Omah Yung Ginah dan Danau Abah Cisauk, BSD

 



Assalamualaikum..


Di sini siapa yang suka hunting kuliner? Yess...saya sama paksu paling seneng nyobain tempat makan yang baru buka. Apalagi kalau dekat rumah. Sebenarnya si paksu yang emang doyan makanan enak, saya sebagai istri solehah mah nurut aja nemenin, ikutan kenyang juga hehehe.

Di kawasan Tangsel mulai banyak bermunculan resto baru masakan rumahan dengan gaya yang berbeda. Untuk menu makannnya seragam, tapi mereka biasanya mengambil tempat yang enak dengan view yang indah atau konsepnya berbeda dari resto kebanyakan. 

Belum lama saya ke Cisauk, BSD yang ternyata ada 2 tempat makan yang menarik. Yaitu Omah Yung Ginah dan Danau Abah. Keduanya menawarkan masakan rumahan. Kayak gimana si, cekidot geys:

Baca:
- Liburan 3 Hari, 3 Kota dan 2 Negara, Bisa!
- Ngebolang ke Malaysia, Thrifting Sepatu Onitsuka Tiger cuma Rp 150 Ribu
Berkunjung ke Oman, Negara dengan Kurs Rp 40 Ribu

Omah Yung Ginah:

Omah Yung Ginah alamat nya di: Jl. Masjid Cidodol, Suradita, Kec. Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten 15343.

Interiornya dibuat mirip seperti rumah makan di Yogyakarta.Ruangan terbuka dari kayu, rumah tradisional khas Yogyakarta. Agak mirip dengan Kopi Klotok di Yogyakarta. Omah Yung Ginah menawarkan masakan rumahan di pedesaan. Di luar bangunan, ada ruangan terbuka luas yang diisi meja dan kursi kayu khas di desa.

Sampai sana jam 9.30 pagi sudah ramai. Makanan pun sudah tersedia. Antriannya juga gak terlalu panjang. Konsepnya prasmanan. Terlihat lauk pauk seperti Mangut Lele (ikan lele nya di asap bukan digoreng), mangut ikan nila, telor krispi (favorit) pepes ikan mas, botok lentoro, bakwan jagung, tahu isi, perkedel kentang, dan garang asem ati ampela sayur lodeh.

Lalu ada boot minuman yang sekalian menyajikan bubur sum-sum, bubur ketan hitam, cendol, bubur mutiara, dll. Juga ada minuman soda bir, serta minuman rempah seperti kunyit asam, air kunyit, dll.

Harganya terbilang murah, gak mahal banget. Nggak heran jadi favorit bagi orang yang kangen makanan desa rumahan. Rasanya? Kalau kata paksu enak, sayur lodeh, mangut ikan, sambelnya tak terlalu pedas, sate kulitnya juga enak kata si bontot. 

Baca Juga:
- Ke Gunung Uludag Turki, Indahnya Kota Bursa
6 Hal yang Perlu Diwaspadai Jika Pergi ke Luar Negeri
Ke Turki Lebih Baik Membawa Dolar US, Lira atau Rupiah?
Penerbangan Panjang ke Turki 




Kalau saya? Jujur, kayak plat Jakarta, B aja. Saya memang termasuk susah merasakanan makanan enak, semuanya makananan nyaris terasa B. Apalagi di Omah Yung Ginah kebanyakan gorengan. Coba ditambah dengan menu lain misal ikan bakar, tumisan daun pepaya, tumisan sambal hijau, dan menu lain yang jangan digoreng.



Untuk yang suka menu-menu dan interior desa ini silahkan datang. Ketika mau pulang jam 11 an sudah mulai ramai orang berdatangan dan antrian makin panjang.

Danau Abah
Jl. Raya Perum Korpri, Suradita, Kec. Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten (Griya Suradita Indah).




Habis jalan pagi di Hari Minggu kita menyempatkan diri untuk ke Danau Abah di kawasan Cisauk, Lokasinya masuk ke dalam area perumahan, dan bayar Rp 20 ribu untuk mobil. Saat datang ternyata sedang ada pernikahan di area outdoor dengan konsep taman. 

Pertama kali datang langsung ke area belakang, menikmati pemandangan danau yang indah. Juga disediakan untuk beberapa permainan anak-anak. Danau yang tenang terlihat indah apalagi memantulkan pepohonan. 

Setelah puas menikmati view nya serta foot-foto, mulai kita ke makanan. Konsepnya juga prasmanan. Banyak tersedia berbagai jenis makanan, dibandingkan dengan Omah Yung Ginah, pilihan menu disini lebih variasi. Ada ikan goreng, sate paru, sate usus, sate kulit ayam, tempe mendoan, bakwan sayur, orek tempe cumi saos padang, ayam goreng, sayurannya juga banyak pilihan. Mulai dari tumisan pare, daun pepaya, tumisan toge dan masih banyak lagi. Menariknya, lalapan hanya Rp 10 ribu tapi bisa ambil sepuasanya di mana ada tomat (tomat lagi mahal geys), terong, dan lalapan lainnya. Sedangkan sayur asamnya gratis geys.




Makanan yang dipilih nanti akan digoreng lagi, sayangnya sayuran tersaji dingin.

Tak heran jika konsep restonya hanya ruangan besar yang diberikan kursi dan meja kayu saja, tanpa ada artistik sama sekali. Di belakangnya ada musola dan toilet.

Baca:
Pengalaman Ikut War Tiket Konser Coldplay
- Cari Travel Umroh yang Amanah itu Susah atau Gampang?
- Rasanya Umroh di Bulan September, Suhu 44 Derajat Celcius 




Bagaimana rasa makanannya? Kata paksu oreknya enak, sate parunya juga. Kalau saya bakwan sayur dan sayur asamnya enak. Yang lainnya B aja. Oiya ada catatan tersendiri untuk Danau Abah, coba disediakan alat untuk mengusir lalat. Beneran ini lalatnya sangat menganggu dan memberikan efek gak enak ke perut saya. Bukannya mau mematikan rejeki orang, tapi kasian aja karena semuanya sudah bagus. No hard feeling ya.

Semoga bermanfaat

Aal





No comments