Mau Liburan aman dengan anak? Pilih Singapura



Masyarakat Indonesia dikenal suka berlibur terutama ke Singapura. Selain lokasinya yang dekat dengan Indonesia, Singapura dikenal sebagai negara yang memiliki sistem yang baik, terutama 'ramah' anak. 

Michelle Wooi, Area Director for Indonesia Singapore Tourism Board (STB) mengatakan wisatawan Indonesia merupakan salah satu yang terbanyak berkunjung ke Singapura. Setiap tahunnya paling tidak terdapat tiga juta wisatawan menghabiskan waktu dengan mengunjungi Negeri Singa Putih itu.

Selain angkanya yang tinggi, mendominasi sekitar 20 persen dari jumlah wisatawan asing Singapura, karakter yang terlihat dari wisatawan asal Indonesia yaitu sangat ramah dan mudah berbaur dengan penduduk lokal atau bahkan wisatawan lain.

"Wisatawan asal Indonesia mudah bersosialisasi dan ramah," kata Michele di Thamrin Nine Ballroom. 

Lebih lanjut, turis Indonesia kerap kali terlihat berwisata secara berkelompok karena mereka sangat menghargai kebersamaan. Baik bersama teman maupun bersama keluarga.


Hal yang juga mencolok lain yaitu para wisatawan Tanah Air suka sekali mengabadikan momennya ketika berlibur. Terbukti dengan ramainya media sosial di dunia maya yang menggambarkan kesenangan mereka saat berlibur di Singapura.

"Mereka suka sekali mengambil gambar dan selfie. Tak heran mereka kerap mengunggah gambar saat berlibur," katanya.

Adapun, hiburan yang paling dicari orang Indonesia di Singapura biasanya adalah wisata belanja, konser hingga menghadiri berbagai acara olahraga.

ALIA 

*JadiKangenSingapura

Pengalaman Ditelpon Adnan Buyung Nasution

Saya lupa kapan waktunya ketika ditelpon pengacara kondang Adnan Buyung Nasution. Saat  itu saya masih bekerja di Harian Rakyat Merdeka untuk desk hiburan. Bang Buyung-biasa disapa- saat itu sedang menangani kasus seorang artis untuk menjadi kuasa hukumnya.

Lagi-lagi saya lupa siapa artisnya, kasus apa dan kenapa dia mau terlibat di kasus ecek-ecek (toh, selama ini orang beranggapan, apapun yang berhubungan dengan masalah artis ecek-ecek bukan?).

Siang itu, saya sedang berada di balik meja sehabis liputan dan asik menulis laporan berita. Tetiba handphone saya berbunyi dari nomor yang tidak dikenal.  Baru saya bilang halo, beliau langsung bicara dengan santai soal pemberitaan artis itu yang sudah saya tulis dan dimuat di Rakyat Merdeka.

Saya kaget juga, seorang Adnan Buyung Nasution menelpon saya. Agak bingung mau ngomong apa secara dia dikenal sebagai pengacara besar yang sering menangani kasus berat.

Intinya dia meminta saya untuk menulis tentang pemberitaan itu dengan cover both side. Padahal saat itu saya menulis sudah ada klarifikasi dari pihak artis, manajernya. Tapi memang saat itu tulisan saya agak berbau gosip, lantaran ada info baru yang saya masukkan dalam pemberitaan sehingga terkesan artis itu dalam posisi salah. Seperti itulah kira-kira saat itu (Lol).

"Kalau kamu mau tanya-tanya, telpon saya langsung saja ya," kata Bang Buyung dengan ramah.

Saya tentu senang sekali, diberi nomor kontaknya secara direct. Meski kasus artis, ternyata beliau tidak memilah millah kasus yang menurutnya benar.

Selamat Jalan Bang Buyung, Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan diterima di sisiNya, Amin Yra

#RIPBangBuyung


Film Everest, Ketika Alam menjadi 'Musuh'

Film Everest memberikan kita gambaran baru soal bisnis di dunia pendakian gunung. Selama ini, film yang menceritakan tentang pengalaman naik gunung, hanya menceritakan kesulitan dan tantangan dalam menaklukkan alam hingga bisa berhasil sampai puncak gunung.

Tapi berbeda dengan film Everest. Berdasarkan dari kisah nyata pada 1996, penonton menjadi mengerti, petualangan yang mempertaruhkan kematian untuk bisa sampai di puncak gunung tertinggi dunia itu, merupakan lahan bisnis yang subur. Dengan harga 'tiket' US $ 65 ribu, siapa saja bebas bisa sampai puncak Everest dengan taruhan nyawa.

Dengan target, orang-orang yang 'gatal' untuk membuktikan dirinya sendiri kalau mampu menaklukkan Evereset. Atau orang yang hidupnya depresi dan ingin merasakan terlahir kembali dengan mendaki Everest, adalah klien (sebutannya) empuk.


Bercerita tentang Rob Hall (Jason Clark), pimpinan Adventure Consultant. Dia bertugas untuk membawa klien, orang-orang yang mendaftar untuk bisa sampai ke puncak Everest. Ternyata, pada saat yang bersamaan, banyak pendaki dengan rombongan yang berbeda ingin ke Everest pula.

Banyaknya karakter dalam film ini menimbulkan konflik dari masing-masing pemainnya-yang mungkin-bisa menimbulkan kebingungan bagi penonton.

Seperti Beck Weathers (Josh Brolin), seorang pengusaha sakti asal Texas (saking saktinya, sang istri mampu mengirim helikopter hanya bermodalkan telpon ke Nepal), ada Doug Hansen yang ingin sampai puncak demi anak-anaknya, lalu pengusaha asal Jepang berusia 47 tahun, Naoko Mori Yasuka Namba, dia telah mendaki enam gunung tertinggi di dunia, dan Everest adalah gunung terakhir yang dia daki.


Bisa ditebak, cuaca buruk dan tidak bisa diprediksi menjadi 'musuh' nyata yang tak bisa dilawan oleh para pendaki ini. Sang sutradara, Baltasar Kormakur mampu menggambarkan keindahan sekaligus kengerian yang terjadi di Everest. Badai dahsyat menyerang Everest, ditambah dengan medan yang berat serta diterpa angin dingin serta suhu beku dan kehabisan oksigen, bagian itu merupakan pertempuran keras dan mustahil untuk dilawan para pendaki.

Dua aktris hebat, Keira Knightley yang berperan sebagai Jane, istri dari Rob Hall yang sedang hamil,dan Robin Wright, sebagai Peachy, istri dari Beck Weathers. Keduanya hanya lebih banyak berakting menunggu panggilan telpon tapi mampu memberikan akting maksimal yang menguras air mata.

Dalam hal sinematografi, cerita, akting, film ini nyaris sempurna untuk sebuah tontonan yang bisa menaikkan adrenalin meski tidak dikategorikan sebagai film thriller. Kita juga diperlihatkan bagaimana saling membantu sesama pendaki agar sama-sama bisa selamat, tapi justru pertolongan tersebut mempertaruhkan nyawanya.  Recomended untuk ditonton lho!!

Selamat Menonton!!





AAL

Tips Memilih Jajanan di Sekolah untuk Anak



 Jajanan anak sekolah sekarang ini makin memprihatinkan. Hasil survey dan penelitian menemukan, bahwa nyaris semua jajanan sekolah tidak memenuhi kualitas, baik dalam hal gizi dan kebersihan.Tapi, kadang anak sering ingin meniru temannya untuk jajan di sekolah.

Ini beberapa tips yang harus diketahui oleh orang tua untuk mengajarkan anak-anaknya jika ingin jajan di sekolah:

1.  Hindari jajanan yang dijual di tempat terbuka serta tanpa penutup atau tidak dilindungi oleh kemasan makanan tersebut.

2.  Mengajarkan anak-anak untuk bisa memilih tempat jualan makanan di tempat yang bersih, serta juga terhindar dari matahari, debu, hujan, dan asap kendaraan bermotor secara langsung.

3. Mengajarkan anak untuk tidak terbiasa membeli makanan atau jajanan yang dibungkus dengan kertas bekas ataupun koran bekas.

4. Hati-hati dengan jenis makanan yang murah yang biasanya mengandung bahan pangan yang sintesis berlebihan atau bahkan bahan pangan yang berbahaya. Cermati pula bila bahan makanan tersebut memiliki warna yang cerah dan mencolok karena besar kemungkinan mengandung pewarna non makanan.

5. Orangtua harus mengedukasi anak agar selalu memilih jajanan yang aman, salah satunya adalah dengan membawakan bekal yang dipilih dan disiapkan sendiri oleh orang tua.

6. Orang tua juga dapat menunjukkan kepada anak dimana tempat yang higienis dan sehat untuk membeli makanan, misalnya di kantin sekolah yang memenuhi syarat kebersihan.

7. Ajari anak untuk memilih jajanan yang bersih, tidak dihinggapi lalat, yang penjualnya menjaga kebersihan diri dan kemasan makanannya aman. Kalau perlu, sesekali datang ke lingkungan sekolah dan amati jajanan mana saja yang aman bagi anak Anda.

8. Jajanan harus memenuhi syarat keseimbangan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat beraktifitas. Jajanan harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang porsinya berimbang. Makanan bergizi seimbang sangat penting untuk pertumbuhan yang optimal pada anak-anak dan sebagai dasar fondasi hidup sehat untuk masa yang akan datang.

9. Nasihati anak-anak agar tidak hanya memilih satu jenis jajanan saja. Tidak ada satu makanan yang sempurna yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan gizi seseorang. Oleh karena itu, makan harus bervariasi agar kebutuhan akan setiap gizi terpenuhi.

Berbagai Sumber

Naik Limousine di New York, Syahrini Diketawain Bule







Artis Syahrini sekarang ini sedang berlibur keliling Amerika. Dalam Instagramnya, wanita asal Sukabumi itu terlihat sedang berada di New York, San Fransico, Chicago dan Miami. Dalam salah satu video, Syahrini mengupload video mini ketika sedang berada di jalan raya yang ramai di kota New York.

Pelantun Sesuatu itu terlihat pede, dia menggunakan mobil Limousine berwarma putih lalu berhenti di pinggir jalan. Seorang pria berkulit hitam membuka pintu dan Syahrini keluar dengan anggun.

"Halo, saya lagi di Big Apple, New York City," kata Syahriini sambil memberikan kecupan jauh dan berjalan mengenakan kaca mata hitam, tas Hermes biru dengan balutan celana dan baju hitam.

"New York Baby #PrincesSyahrini #NewYork_9September2015 #NYC #SyrInNewYork," tulis Caption pada video itu.


Dalam salah satu bagian Syahrini berjalan di depan kerumunan pria bule ber jas. Mereka tertawa kecil melihat aksi Syahrini berjalan sambil di rekam video.

Ini sudah kesekian kalinya Syahrini memamerkan kemewahannya sedang berlibur di luar negri. Banyak yang menghujat ada pula yang memuji. Bahkan. beberapa penggemarnya ingin hidup seperti Syahrini yang bergelimang kemewahan.



ALIA

Resep Makanan untuk bayi 8 bulan



Kebetulan, hari itu saya kesiangan ke tukang sayur. Di komplek rumah saya ini, gak ada pasar, dan tukang sayur keliling dilarang masuk komplek, jadilah beberapa penghuni rumah yang berjualan. Kalau kesiangan sedikit saja, habislah itu isi-isi sayuran dan segala macam isinya.

Jadi saya buka kulkas dan lemari makanan. Eiittsss, ada makaroni. Ini pertama kalinya Fatih makan makaroni. Saya niat mencoba, sepertinya dia sudah bosan diberikan beras putih atau beras merah di tim dan di blender.

Di kulkas untungnya ada daging sapi cincang, ada wortel pula, tapi sayangnya gak ada brokoli. Jadilah tiga jenis itu saya campurkan untuk makan siang dan malam Fatih.

Caranya:
Makaroni direbus dengan daging giling. Kebetulan ada air kaldu ayam ( hehehe, gak nyambung yakss. tapi atas nama gizi dan kesehatan, saya cemplungin juga deh itu kaldu). Agak lama, ketika makaroni sudah terlihat mekar dan daging sudah lembek, saya masukin wortel. Aduk hingga wortel empuk. Angkat, dan di blender. Jika ingin bubur agak lembek, tambahkan air sedikit. Saya lupa masukkan keju biar rasanya gurih.

Selesai, dan Fatih terlihat sukaa!!! Dia menganga terus tanpa melawan, yess!!!
Malamnya, karena makanan yang sama, saya mencoba memberikan sedikit rasa lain dengan menambahkan pisang ambon sunpride. Dan Fatih juga sukaaaa !! (ini baby apa aja mau kayaknya hihihihi).

Lalu apa sarapan Fatih?
Sebagai ibu yang agak-agak malas, saya lagi-lagi memberikan makanan yang ada di kulkas. Kalau ada ubi, saya kasih dia ubi. Jika ada kentang, saya bikin dengan kentang yang ditambah keju da sedikit margarin.

Caranya?
Cara masak ubi dan kentang sama. Keduanya saya kupas kulitnya, lalu dipotong ukuran sedang, lalu direbus. Saya blender, jika perlu ditambah air, bisa diberikan air bekas rebusan. Di blender bisa campur dengan keju dan sedikit margarin, atau tambahkan sufor / ASI. Dan Fatih pun lahap makannyaa.



Semoga membantu ya untuk ibu-ibu yang kebingungan memberikan baby lucunya makan. Tak ada yang membahagiakan melihat anak sendiri makan dengan lahap toh??

Salam

Cara Sehat Atasi Makanan Bayi tidak Hambar



Bayi yang baru saja diberikan Mpasi sejak usia 6 bulan, tentu belum boleh diberikan makanan dengan rasa, seperti garam, gula atau madu. Selain menjaga usus, ginjal serta pencernaan, memberikann makanan dengan rasa alami bisa menjaga bayi untuk mudah makan, tanpa pemilih ketika sudah besar.

Tapi bayi biasanya sudah mengenal rasa enak atau manis ketika telah diberikan buah. Berbeda dengan rasa sayur yang hambar, rasa manis dalam buah bisa membuat bayi ketagihan.
Ini seperti yang saya alami pada bayi Fatih (8 bulan). Dia berbeda dengan kedua abangnya yang menganga saja mulutnya ketika saya berikan Mpasi dengan lauk apapun (ikan, daging ayam, daging sapi, hati ayam, dll).

Awalnya saya bingung, kenapa Fatih selalu nangis dan 'emoh' jika disuapi makanan. Lalu, ibu saya menyarankan coba dicampur dengan pisang. Saran itu saya coba, dan benar saja, dia lancar makan hingga habis. Bahkan mulutnya menganga sendiri sebelum sendok sampai di mulutnya heheheh.

Jadi sejak itu, saya selalu campur makanan dengan pisang. Pernah saya mencoba dengan buah lain, pepaya misalnya, awalnya dia mau meski wajahnya mengernyit (hihihi). Tapi esoknya saya coba dengan pepaya lagi, dia emoh. Pablebuat akhirnya pisang ambon sunpride selalu tersedia di rumah. Jika tanpa pisang dia mau makan, biasanya pisang tidak saya campur. Sedangkan jika waktunya makan buah, saya memberikan buah lain, misalnya jeruk baby, apel, pir dan lainnya.









Di usia bayi diberikan makan nasi tim, selalu saya manfaatkan dengan memberikan banyak gizi dan lauk yang beragam. Sejak anak pertama, saya selalu berteori sendiri, jika anak sudah besar, sudah mengenal jajan dan makanan enak, mereka pasti susah diberikan makanan bergizi. Ternyata teori saya benar. Tapi saya puas, sejak bayi gizi anak-anak saya selalu diperhatikan. Karena gizi penting pada bayi itu dan menentukan pertumbuhan serta perkembangannya, ketika sang bunda dinyatakan positif hamil hingga anak berusia 5 tahun.

Semoga Bermanfaat