Monday, September 14, 2015

Resep Makanan untuk bayi 8 bulan



Kebetulan, hari itu saya kesiangan ke tukang sayur. Di komplek rumah saya ini, gak ada pasar, dan tukang sayur keliling dilarang masuk komplek, jadilah beberapa penghuni rumah yang berjualan. Kalau kesiangan sedikit saja, habislah itu isi-isi sayuran dan segala macam isinya.

Jadi saya buka kulkas dan lemari makanan. Eiittsss, ada makaroni. Ini pertama kalinya Fatih makan makaroni. Saya niat mencoba, sepertinya dia sudah bosan diberikan beras putih atau beras merah di tim dan di blender.

Di kulkas untungnya ada daging sapi cincang, ada wortel pula, tapi sayangnya gak ada brokoli. Jadilah tiga jenis itu saya campurkan untuk makan siang dan malam Fatih.

Caranya:
Makaroni direbus dengan daging giling. Kebetulan ada air kaldu ayam ( hehehe, gak nyambung yakss. tapi atas nama gizi dan kesehatan, saya cemplungin juga deh itu kaldu). Agak lama, ketika makaroni sudah terlihat mekar dan daging sudah lembek, saya masukin wortel. Aduk hingga wortel empuk. Angkat, dan di blender. Jika ingin bubur agak lembek, tambahkan air sedikit. Saya lupa masukkan keju biar rasanya gurih.

Selesai, dan Fatih terlihat sukaa!!! Dia menganga terus tanpa melawan, yess!!!
Malamnya, karena makanan yang sama, saya mencoba memberikan sedikit rasa lain dengan menambahkan pisang ambon sunpride. Dan Fatih juga sukaaaa !! (ini baby apa aja mau kayaknya hihihihi).

Lalu apa sarapan Fatih?
Sebagai ibu yang agak-agak malas, saya lagi-lagi memberikan makanan yang ada di kulkas. Kalau ada ubi, saya kasih dia ubi. Jika ada kentang, saya bikin dengan kentang yang ditambah keju da sedikit margarin.

Caranya?
Cara masak ubi dan kentang sama. Keduanya saya kupas kulitnya, lalu dipotong ukuran sedang, lalu direbus. Saya blender, jika perlu ditambah air, bisa diberikan air bekas rebusan. Di blender bisa campur dengan keju dan sedikit margarin, atau tambahkan sufor / ASI. Dan Fatih pun lahap makannyaa.



Semoga membantu ya untuk ibu-ibu yang kebingungan memberikan baby lucunya makan. Tak ada yang membahagiakan melihat anak sendiri makan dengan lahap toh??

Salam

0 komentar:

Post a Comment