Thursday, September 24, 2015

Pengalaman Ditelpon Adnan Buyung Nasution

Saya lupa kapan waktunya ketika ditelpon pengacara kondang Adnan Buyung Nasution. Saat  itu saya masih bekerja di Harian Rakyat Merdeka untuk desk hiburan. Bang Buyung-biasa disapa- saat itu sedang menangani kasus seorang artis untuk menjadi kuasa hukumnya.

Lagi-lagi saya lupa siapa artisnya, kasus apa dan kenapa dia mau terlibat di kasus ecek-ecek (toh, selama ini orang beranggapan, apapun yang berhubungan dengan masalah artis ecek-ecek bukan?).

Siang itu, saya sedang berada di balik meja sehabis liputan dan asik menulis laporan berita. Tetiba handphone saya berbunyi dari nomor yang tidak dikenal.  Baru saya bilang halo, beliau langsung bicara dengan santai soal pemberitaan artis itu yang sudah saya tulis dan dimuat di Rakyat Merdeka.

Saya kaget juga, seorang Adnan Buyung Nasution menelpon saya. Agak bingung mau ngomong apa secara dia dikenal sebagai pengacara besar yang sering menangani kasus berat.

Intinya dia meminta saya untuk menulis tentang pemberitaan itu dengan cover both side. Padahal saat itu saya menulis sudah ada klarifikasi dari pihak artis, manajernya. Tapi memang saat itu tulisan saya agak berbau gosip, lantaran ada info baru yang saya masukkan dalam pemberitaan sehingga terkesan artis itu dalam posisi salah. Seperti itulah kira-kira saat itu (Lol).

"Kalau kamu mau tanya-tanya, telpon saya langsung saja ya," kata Bang Buyung dengan ramah.

Saya tentu senang sekali, diberi nomor kontaknya secara direct. Meski kasus artis, ternyata beliau tidak memilah millah kasus yang menurutnya benar.

Selamat Jalan Bang Buyung, Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan diterima di sisiNya, Amin Yra

#RIPBangBuyung


0 komentar:

Post a Comment