Ketika Si Kecil Kena Flu Singapura (HFMD), Terkejut dengan Proses Pemulihannya

 


Ketika Si Kecil Kena Flu Singapura (HFMD), Terkejut dengan Proses Pemulihannya, aliaef.com


Bismillah, 

Flu Singapura atau bahasa medisnya  penyakit tangan, kaki, dan mulut (hand, foot, and mouth disease- HFMD). itu tidak sekedar flu. Banyak sekali efek yang terjadi pada tubuh anak yang membuat saya terkaget-kaget. 

Anak saya yang bontot, Fatih, 7 tahun tertular dari temannya, tetangga sebelah rumah. Dia memang sering main ke rumah, dan kadang mereka berduaan asik main robot. mobil, main game atau menonton TV. Saya tidak tahu kalau dia baru sembuh dari sakit. 


Beberapa hari kemudian, Fatih mulai batuk, ingusan dan tubuhnya panas. Saat itu weekend, hari Sabtu dan tidak banyak dr spesialis anak yang buka. Saya melihat gejala dari telapan tangan Fatih yang berbintik merah (masih samar), juga telapak kaki.

"De... kemarin katanya juga sakit bintik merah ma," kata Fatih mengenai temannya yang di sebelah rumah. Saya sudah langsung paham kalau dia sudah tertular Flu Singapura.

Baca:
- Pengalaman Vaksin Meningitis di Bandara Soeta, Cengkareng
- Kembali ke Sekolah dan Menjaga Imunitas Tubuh dengan Interlac +Vit D

Teringat beberapa tahun lalu seorang dokter memeriksa tubuhnya ketika demam. "Jika telapak tangan dan kaki bintik merah dicurigai flu Singapura," kata si dokter

Gejala telapak tangan dan kaki bintik merah sudah terlihat. Sebelumnya dia sudah panas, ingusan dan agak batuk. Saya langsung brosing di mana dokter anak yang praktek di Hari Sabtu di kawasan Serpong, Tangerang dan sekitarnya. Yang saya khawatirkan Fatih kalau panas tinggi sekali, lebih dari 39. Itu yang membuat saya takut. Bikin parno. Saya sudah memberikannya parasetamol dan vitamin.

Lalu dari hasil brosing saya ketemu dr spesialis anak yang bintangnya sampai 5 di searching google. Dari hasil ulasan semuanya positif, dokternya welcome, mau ditanyai dan menjelaskan dengan sabar. Intinya si dokter mau diajak diskusi dan bahkan bisa dikontak via WA.

Saya telusuri dokter itu sampai ke Instagram. Menariknya dia juga memberikan no Wa di bio Instagramnya. Tadi saya mengira pasti dihubungkan ke admin atau asistennya. Lalu saya mencoba WA dan menceritakan kronologis Fatih. Suprise tak lama dia menelpon. Kaget saya, baru kali ini ketemu dr spesialis anak yang baik dan humble begini.

Dia bertanya apakah Fatih pasien dia? Tapi dia nggak mempermasalahkan dan mengatakan kalau weekend itu dia tidak praktek di Gading Serpong (ada kliniknya juga) tapi di Cikupa. Lumayan jauh tapi saya datangin kliniknya di Cikupa menjelang sore.

Ternyata banyak pasien yang kasusnya sama kayak Fatih. Dokter itu memeriksa tubuh Fatih dan dengan sabar menjelaskan kalau penyakit itu namanya penyakit tangan, kaki, dan mulut (hand, foot, and mouth disease) atau disingkat HFMD. Dia sepertinya agak sebal jika dibilang flu Singapura, karena itu hanya disebabkan seseorang yang pulang dari Singapura dan terkena flu itu hingga akhirnya masyarakat dengan gampangnya menyebut flu Singapura.

Baca Juga:
- Liburan Murah ke 3 Pulau hanya Di bawah Rp 100Ribu, Pengalaman ke Pulau Kelor



Lalu dokter memberikan obat, puyer, vitamin dan salep. Beberapa hari kemudian mulai muncul bintik merah yang terlihat berisi air. Ada di tangan (siku, serta di seputar jari dan telapan tangan), di kaki (belakang lutut dan lutut serta telapak kaki yang membuatnya sakit ketika menapak) dan bokong. Bagian bokong yang paling parah, kulitnya menyeramkan, seperti kulit binantang yang totol totol menonjol (Alhamdulillah sekarang sudah normal lagi), lalu mulut sariawal hanya sedikit. Hanya ada luka sedikit saya kasih madu.


Setiap habis mandi dan mau tidur saya oleskan salep. Kalau malam Fatih tidurnya tidak senyaman biasanya, dia mengeluh gatal. Fatih dilarang sekolah selama 2 minggu, kata dokter itu masa inkubasi virusnya agar hilang dan tidak tertular dengan anak lain. Fatih juga dilarang main dan keluar rumah. 

Proses Penyembuhan



Lama kelamaan kulitnya melepuh, terutama di bagian bokong yang paling parah. Kulitnya terkelupas. Saya melihatnya agak ngilu. Karena secara keseluruhan di bagian telapak tangan dan kaki hampir semua bagian terkelupas. Jadi mengingatkan ketika uler akan ganti kulit seperti yang saya tonton di Youtube.  Kulit baru yang kemerahan sudah terlihat dan ini membuat ngilu. Pada bokong juga begitu bahkan orang rumah melihatnya jijik, karena tampilannya seperti kulit binatang yang bulat-bulat kecil berkumpul. 

Alhamdulillah, setelah 2 minggu proses penyembuhan berjalan lancar. Kulit Fatih sudah normal lagi dan tak terlihat bekasnya yang menghitam. Karena beneran diganti dengan kulit yang baru.

Kuku Terlepas

Kemerahan kulit menghilang, itu belum sepenuhnya sembuh Ferguso. Bagian kuku terlepas ini di luar pantauan saya dan tidak ada di dalam artikel ketika membaca flu Singapura. Awalnya anak tetangga yang menularkan ke Fatih itu kukunya mulai terlepas. Ibunya mengira itu dari zat kimia yang ada di semen, kebetulan di sebelah rumahnya ada yang sedang renovasi dan semen berserakan.

Saya curiga kalau itu efek Singapura, karena saya ggak pernah ketemu artikel soal semen menyebabkan kuku terlepas. Saat itu Fatih belum terlihat gejala kukunya akan terlepas, tapi saya sudah mulai waspada. Setelah  1,5 bulan setelah kena HFMD, beberapa hari kemudian gejala yang sama terjadi pada Fatih. Terutama di jempol tangan dan kaki, jari telunjuk dan jari tengah di tangan dan kaki.

Lalu saya mulai brosing soal kuku terlepas akibat flu Singapura ternyata benar adanya. Yang membuat khawatir, ketika proses kuku terlepas itu membuat ngilu. Di sekolah tangannya selalu berdarah karena kesenggol temannya dan Fatih mengeluh sakit. Udah saya kasih betadine dia masih kesakitan. Lalu saya balut dengan tensoplast agar tidak terlepas karena kesenggol. 

Telapak Kaki bintik merah tanda HFMD



Agar prosesnya bisa cepat sembuh karena Fatih harus  interaksi dengan teman-temannya di sekolah dan terlihat aneh memang dengan kuku menggantung gitu, lalu saya WA dokter anak itu dan dia merekomendasikan salep untuk dioleskan. 

Alhamdulillah sekarang sudah tidak ada lagi kuku terlepas tapi kukunya jadi muncul ke dalem, terlihat jelek dan ujungnya jadi menghitam, karena selama proses itu dia masih main sama teman-temannya. Ada ada kotoran yang menempel di ujung kuku kaki meski sudah disikat. Saya akan bawa dia berenang, agar kotoran itu luntur dengan sendirinya selama berada di dalam kolam renang.

Tips:

Gejala yang paling nyata adalah telapak tangan dan kaki yang bintik merah. Langsung bawa ke dokter.

Banyak berikan makanan bergizi, agar imun naik

Banyak istirahat 

Jangan bertemu dengan anak-anak lain, kasian karena bisa menular dengan cepat


Semoga Bermanfaat

Mama Fatih


2 comments

  1. dr siapa ya di gading serpong

    ReplyDelete
    Replies
    1. hallo baru baca dr krisye yulanda. kliniknya di ruko sebrang hypermart

      Delete