Cerita Setelah 1 Tahun Berobat Tumor ke Dr Paulus W Halim di BSD City

berobat-ke-dr-paulus-bsd-city

Pada Agustus 2019 kemarin, pas sudah satu tahun lebih abang saya berobat ke dr Paulus W Halim di BSD City. Banyak yang japri ke saya bagaimana kondisi abangnya setelah berobat. Akhirnya saya putuskan untuk bercerita kembali, semoga ini bermanfaat.

Baca tulisan sebelumnya:
Pengalaman Berobat Tumor ke dr Paulus W Halim BSD City



Alhamdulillah, sejak berobat ke dr Paulus, abang saya sudah tidak pernah mengeluh lagi dengan penyakit yang ada di antara paha dan kaki belakangnya. Jadi di bagian kantong celana, kata dokter ini bermula menaruh dompet di kantung belakang.

Dulu sebelum berobat ke dr Paulus, Subhanallah.. tiada hari tanpa keluhan. Saya sampai bingung mau membantu seperti apa. Tapi sekarang sudah membaik. Obat diminum terus menerus, kalau obat sudah habis, langsung ditebus saja tanpa menghadap ke dr Paulus.

Jadi jika kalian ingin menebus obat, nggak usah antri dengan mengambil nomor. Datang saja ketika dr Paulus praktek yakni hari Senin, Rabu dan Jumat, lalu obatnya diambil lagi lusa ketika praktek kembali. Hanya perlu membawa kertas yang sudah ditulis dari dr Paulus. Itu kertas penting karena ada catatan kapan terakhir datang, progress penyakit juga resep obat.
Dr Paulus W Halim

Jadi setelah mengambil obat terus meneris, si abang akan konsultasi lagi ke dokter setelah 5-6 bulan. Tapi kondisi orangkan berbeda, jangan ikutin saya. Kita sadar diri kapan waktunya kembali ke dokter. Nah, ketika Juli kemarin kita kembali dr Paulus dan diperiksa tumor nya lagi, dokter Paulus mengatakan kalau tumor sudah mengecil. Untuk memastikan tentunya harus melewati MRI dulu. Sayangnya hingga saat ini si abang sibuk banget sampai nggak sempat untuk MRI.

Oiya, terakhir ke sana dr Paulus juga merekomendasikan abang saya untuk di bekam. Lokasinya di Pasar Modern BSD, ternyata ini tempat bekam dr Paulus juga. Katanya itu untuk memperlancar sendi abang saya yang kaku.

Saya juga ingin menjawab beberapa pertanyaan dari tulisan sebelumnya ya. Ini yang terbaru infonya:

berobat-ke dr-paulus-w halim
Alamat dr Paulus di BSD

1. Untuk mendaftar boleh memakai KTP bukan pasien, asal nanti bilang saja sama ibu di sana kalau ini bukan KTP pasien. Karena KTP akan ditinggal untuk mengambil nomor antrian. Ingat, antrian pasien baru hanya 10 sedangkan pasien lama hanya 25 saja.

2. Setahu saya, pengobatan kanker, tumor, kista, miyom, Insya Allah memang pasien yang sering ditangani dr Paulus. Saya belum lama bertemu pasutri, istrinya bercerita kalau suaminya kena tumor di usus dan sudah berminggu-minggu nggak BAB, sejak ke dr Paulus sudah bisa BAB dan tidur.

3. Menurut saya agak sulit kalau pasiennya nggak datang. Karena dr Paulus akan melihat hasil diagnosa dokter yang dibawa juga melihat langsung pasiennya. Agar lebih jelas tanya saja dulu ke ibu yang menjaga di sana.

4. Ibu penjaga lumayan saklek, jadi nggak ada tawar-menawar. Dia akan mengikuti semua aturan yang sudah berlaku. Misal pasien sudah melewati nomor yang ditentukan tapi kekeuh minta masuk list, itu nggak akan diterima sama si ibu. Disuruh datang lagi besok untuk daftar.

Jika ada info progress Insya Allah saya share ya, makasih udah mampir ke sini.

AAL

No comments

Alsya Communications

Alsya Communications
Media Consultant untuk press conference, media gathering dan press release. Tim kami terdiri dari para mantan wartawan sehingga memudahkan untuk interaksi dengan media di Indonesia, baik media cetak, media online, atau blogger.