Cara Bayi Cepat Gemuk dengan ASI


Setelah sembilan tahun, akhirnya saya punya bayi lagi. Dan rasanya tentu menyenangkan. Baru di anak ketiga ini saya mengetahui bagaimana supaya bayi cepat gemuk hanya dengan ASI saja.

Dua anak saya sebelumnya, gemuk disebabkan tambahan sufor, itu karena saya juga bekerja. Dan di anak ketiga ini, saya total ingin memberikan bayi saya ASI ekslusif selama 6 bulan. Selain itu, Fatih-nama bayi saya yang lucu menggemaskan itu, lahir dengan usus kecilnya tersumbat sehingga sulit pup. Dia terkena atresiasi Yeyunum (Nanti saya ceritakan di sini ya, saya harus berfikir keras dan menahan nafas untuk menulisnya, mengingat 'ujian' itu datang pada Januari lalu).

Dokter mengatakan, untuk mempercepat operasi kedua, yakni dinamai bahas kerennya, yeyunustomi alias operasi tutup- bayi saya harus gemuk.

Selama 3 minggu, Fatih berada di Nicu Siloam Hospital Karawaci, saya memandangnya dengan iba. Tubuhnya mungil, lahir di kehamilan 36 minggu dengan berat 2,8 kg dan panjang 46 cm, dia harus puasa selama 2 minggu.

Nah ini bagian baby saya bisa gemuk (sori intronya kelamaan). Jadi saya baru tahu, kalau masa menyusui bayi di payudara itu menentukan bayi gemuk. Selama ini, orang jadul selalu mengatakan (begitu juga ibu saya), kalau payudara kanan itu makanan, dan kiri itu minuman. Itu salah besar!

Jadi mom, usahakan menyusui satu payudara itu minimal 15 menit dan maksimal 30 menit. Kenapa? Karena di menit terakhir itu ada lemak yang bisa menyebabkan bayi gemuk. Selain itu, jika mom menyusui dalam waktu segitu, bayi akan tidur pulas selama 2 jam. Tentu karena perutnya sudah kenyang dan penyerapan lemak ditubuh lebih lama. Jadi mom bisa melakukan kegiatan lain atau istirahat.

Jadi, Fatih itu pulang ke rumah ketika usianya hampir 1 bulan. Tubuhnya sangat mungil, berbeda dengan bayi lain yang sudah terlihat besar. Bahkan, jika datang ke dokter anak untuk kontrol sepulang dari Nicu, para ibu bertanya usianya berapa dan memandang bayi saya. "Kecil ya, ih masih merah." Rasanyaaa gimanaaa gitu.

Lalu saya bertekat untuk membuat Fatih gemuk. N u konw what??? My baby dalam sebulan beratnya naik 2 kg!! Saya dengan sabarnya menyusi Fatih, bahkan bisa sampai 1 jam. Itu belum lagi ditambah payudara yang sebelahnya. Jika sedang menyusui bayi diusahakan tenang, peluk bayinya dengan sayang, usap-usap kepalanya, lalu bersenandung. Kalau saya selalu membaca surat Al Fatihah, disambung dengan surat An Naas, Al Falaq, Al Ikhlas, Ayat Kursi dan terakhir salawat nabi. Alhamdulillah, my baby sehat sekarang ini. Selamat mencoba mom.
Semoga artikel ini membantu ya mom. Gudlak!

Ini Fatih di usia 3,5 bulan. Lirikannya maut ya mom

6 comments

  1. Alhamdulillah mba,anak saya juga 1 bulan naik 2.5kilo malahan, saya senang sekali mba, wktu itu kakaknya sakit Bapil dia pngin dekat dgn adiknya mba akhirnya Tertular mba, si adek waktu bapil susah minum Asi soalnya hidungnya tersumbat akrinya BB nya turun mb,saya kasian dan gk tega tpi alhamdulillah skrng sdah normal kembali 😊

    ReplyDelete
  2. MasyaAllah, mau banget mba bs naik 2kg sbulan, hmmh, baby aku dlu wkt br awal2 pasca lahir, menyusui bs smpe 1 jam, kanan kiri,tp kenaikan bbny g smpe 1 kg lbih gt, hnya 800 atau 900gr,tp tdrny pulas bs smpai 2 bhkan 3 jam, tp lain crta sjak dia 2 bulan smpe skr 4 bulan, entahlah, dia menyusu g selama itu, paling lama setgh jam, it pun jrang, dan kenaikanny minimum skli, pling 700,600gr,tdurny pun g selama dlu lg, paling cm 1-2 jam, q sll brhrap dia bs menyusui lama lg ky dulu, Gmn y bun solusinya kr2?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baby newborn memang banyak tidur, itu suatu bentuk pertumbuhan. kalau menyusu 30 menit gppp mbak, masih dapet lemaknya. sehatsehat debay nya yaaa

      Delete
  3. Ya Allah.. mau bgt ihh anak aku naik segitu. Awal lahir anak aku naik nya jg banyak bun.. to semenjak bs tiarap ini (usia 3 bln) kok ya jd jarang bgt nyusu nya 😢 jd tiap bulan itu naik ya cuma stngah kilo aja. Sedih bgt.. nyusu gk pernah mau lama, pling 10 menit udahan.. nyesek bgt, soalnya tmn2 nya unur segitu BB ydh 7kiloan tp ank aku baru 5,4 kg 😢

    ReplyDelete