Jadi Self Employed itu Berat Kawan, Ini Cerita Gue.


Self Employed. Kerja sendiri, jadi karyawan untuk, dan dari diri sendiri. Nggak ada yang gaji, nggak ada yang bayar. Semuanya dilakukan sendiri. Sukur-sukur kalau berkembang bisa punya karyawan, aamiin.

7 Inspirasi Padu Padan Sepatu Sneakers Agar Semakin Fashionable



Sepatu sneakers, hari gini siapa yang nggak suka memakai nya? Dengan berbagai tampilan, rasanya cocok saja menggunakan sepatu sneakers sebagai alas kaki, penampilan pun tetap modis. Saya termasuk sebagai penggemar sepatu sneakers sejak jaman sekolah dulu. Menurut saya penggunaan sepatu sneakers mudah dipadukan dengan berbagai jenis busana.

Pengalaman Berobat Tumor di dr Paulus W Halim di BSD City



Wait, bukan saya yang kena tumor. Alhamdulilah genks, saya sehat waalfiat. Saya hanya ingin berbagi cerita, siapa tahu bisa membantu orang yang membutuhkan. Siapa tahu ada yang sedang mencari metode pengobatan yang cocok, setelah lelah kemana-mana nggak ada progress.

SGM Eksplor Complinutri. Dukung Potensi Prestasi Anak Generasi Maju


SGM Eksplore beberapa waktu lalu menggelar kegiatan Grand Final Festival Sahabat Generasi Maju di Summarecon Mall Bekasi. Salah satu yang saya bikin penasaran ke acara ini adalah karena lokasinya di SMB, iseng aja gitu mau bandingin Summarecon Mal di Bekasi sama Serpong, Lols.

Papsmear di YKI Lebak Bulus Ternyata Bisa Pakai BPJS


Heyy genkss..saya papsmear lagii..Yup! Sudah setahun lalu sejak saya berbagi cerita tentang papsmear di YKI Sunter. Sekarang saya mencobanya di YKI Lebak Bulus, hehehe berasa nyobain semua YKI. Rajin amat yakss papsmear.

Baca:
Pengalaman Papsmear dan USG Payudara di YKI Sunter
Jadi Self Employed Itu Berat Kawan

Alasan saya memilih YKI adalah, biaya lebih murah. Rumah saya di Serpong, dan sudah mengecek semua rumah sakit yang rata-rata biayanya mahal, di atas Rp 300 ribu. Namanya emak-emak, pasti cari aja yang lebih murah, yegak. Sebenarnya saya mengincar USG Payudara yang diminta dokter untuk cheki cheki dari 6 bulan lalu. Lantaran Sunter jauh dari Serpong,  lalu saya mencoba ke Lebak Bulus bisa bablas tol keluar Fatmawati kan. Sekalian barengan sama adik sepupu juga periksa di sana.

Lokasinya sejajaran dengan Giant Lebak Bulus. Kalau dari arah Pondok Kopi, setelah Dealer Toyota Auto 2000 belok kiri langsung nyampe.


Pertama saya ke bagian pendaftaran. Yang bikin suprise adalah papsmear bisa pake BPJS lhooo..yess!! Bagian pendaftaran hanya minta kartu BPJS asli dan KTP, lalu dia mengecek soal kartu BPJS itu, kalau bisa langsung diproses.

Lalu saya mengutarakan keinginan untuk USG Payudara. Ternyata, harus dapat rujukan dokter dulu, sedangkan saya nggak bawa rujukan apapun saat itu. Sebenarnya ada di rumah, tapi nggak kepikiran untuk bawa. Karena dikira sama kayak di YKI Sunter, ngucluk-ngucluk daftar diperiksa bayar, selesai.

Lantaran udah nyampe sana, tanggungkan bolbal, saya minta didaftarkan ke dokter di sana untuk dapat rujukan ke bagian USG Payudara.

Lalu saya disuruh nunggu di bagian untuk papsmear.


Baca:7 Inspirasi Padu Padan Sneakers Agar Tampil Fashionable
Pengalaman Berobat Tumor di dr Paulus W Halim BSD City
5 Jajanan Enak di Lurik Coffe & Kitchen, Dijamin Bikin Ketagihan

Antrian nggak begitu panjang, tak lama saya dipanggil. Dilakukan papsmear, sebentar lalu diminta datang lagi sekitar 2 minggu untuk ambil hasil (Ini belum sempat ngambil, jauh yakss. Semoga sehat-sehat).

Tempat ambil hasil papsmear

Lalu saya ke dokter untuk minta surat rujukan USG, dokter hanya periksan Sadari (Periksa Payudara Sendiri). Kata dia ada kista di bagian ini itu tapi kecil. Perasaan udah nggak enak, soalnya setahun lalu cuma ketemu satu dan ukurannya cuma 0,03.

Lalu dokter yang semuanya perempuan itu (yaiyalaaa, ogah saya kalau lakimah), memberikan saya surat rujukan. Saya harus lebih dulu membayar, biaya semuanya di luar papsmear itu Rp 360 ribu. Saya mesti menunggu dokter selama 2 jam karena dokter adanya jam 2 siang. Untuk USG Payudara ini antrian lumayan banyakan. Tak lama nama saya dipanggil.

Nah yang USG ini dokternya masih muda. Dia serius memperhatikan layar USG. Saya yang doyan bertanya, seperti pantangan makanan, saya harus ngapain, apakah berbahaya kalau kista, dll, jawabannya selalu sama.

"Maaf ya bu, nanti untuk treatment dan konsultasi bisa tanyakan ke dokter bedah, beliau lebih paham."

Mendengar kata dokter bedah, udah parno duluan dong, serasa penyakit berat, padahal hanya kista. Tapi ya sudahlah, Lalu hasilnya bisa didapat saat itu juga.

Ketika ke kasir yang ruangan menyatu dengan bagian pendaftaran, ibu penjaganya bertanya, "Mau sekalian ke dokter bedah? Nanti ada jam 4."

Saya bengong, ini udah seharian di rumah sakit. "Dokter bedah di luar bolehkan? Soalnya saya ada meeting."

Si ibu tersenyum menganggukkan kepala.


Lalu saya pulang. Mikir juga sih, kalau hormon kecil-kecil nggak sampai setengah senti itu treatmennya seperti apa ya. Si dokter sih sempat bilang, "Pasien saya yang monopause kistanya hilang, tapi ada juga menetap."

Well, yang pasti harus hidup sehat, menjaga pola makan, olahraga teratur, jangan sering makanan MSG dan diawetkan.

Saling sharing yukkkk...

Semoga Bermanfaat

AAL




Rasakan Perjalanan Luar Biasa di Masa Kehamilan dan Menyusui, Anmum Luncurkan Digital Platform #Mumtomum


Semua sudah tahu, kalau Air Susu Ibu (ASI) sangat baik untuk bayi. Ternyata, di Indonesia kesadaran seorang ibu untuk memberikan ASI ekslusif bagi bayinya masih dinilai kurang. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2017 mencatat pemberian ASI eksklusif di Indonesia hanya sekitar 35 persen, di bawah rekomendasi WHO sebesar 50 persen.

Ketika Wuling Motors akan Keluarkan Mobil Listrik dan SUV , Ini Penampakannya

Ada Fariz RM di Booth Wuling Motors

GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 yang diselenggarakan pada 2-12 Agustus 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang hadir kembali. Saya termasuk yang setia datang ke GIIAS lantaran dekat rumah, hampir tiap tahun berkunjung jadi lumayan mengetahui perkembangan atau pertumbuhan pengunjung GIIAS.