Arzeti Billbina Ituuu...

Mendengar berita Arzeti Billbina kepergok di hotel dengan pria yang bukan suaminya, agak kaget si. Masa si? Kan dia berhijab? Pasti semua orang kebanyakan berfikir begitu. Tapi sebagai orang luar, yang nggak ngerti permasalahan sebenarnya gak boleh sembarang nge-judge kalau Arzeti selingkuh atau melakukan hal memalukan.

Media itu harus cover both side, artinya harus konfirmasi dari kedua belah pihak. Gak boleh berasumsi. Saya pribadi mengenal Arzeti sudah lama (Arzetinya kenal gak, wkwkwkw). Dia orangnya baikk banget, kalau ketemu pasti menegur dan cipika cipiki. Gaya cipika cipikinya aja beda jika dibandingkan dengan artis-artis lain. Kan biasanya pipi ketemu pipi. Kalau Arzeti itu justru memakai hidung. Kadang gue suka nggak pede, abis liputan naek ojek, ketemu doi, trs cipika cipiki, kebayang pipi gue bau matahari, bau knalpot bis atau knalpot kopaja yang super item itu wkwkwkw kacaauuu..

Tapi Arzeti memang baik, dia nggak merasa jijik atau wajahnya berubah habis cipika cipiki lhoo, padahal dia wangi abisss, Lol. Dia akan menjawab pertanyaan dengan seksama dan sebenar-benarnya, sambil memandang kita. Banyak seleb diwawancara itu matanya kemana-mana, kayak nggak menghargai wartawan (padahal dapet rejeki dari pemberitaan media ), berasa pingin nimpuk pake notebook kalau ketemu narsum begitu.

Belum lagi kalau wawancara by phone. Dia akan menerima telpon tanpa lewat manajer (Catet ya, semua manajer artis itu berasa lebih penting dan ngartis dari majikannya, huueekkss). Arzeti akan menjawab semua pertanyaan dengan lengkap dan ramah.

Kenal dia dulu sebelum menikah, ketika sama-sama fitnes di Pasaraya Manggarai. Dia cuek aja gabung dengan 'orang biasa', padahal saat itu dia sudah jadi pragawati papan atas. Dia selalu jadi puncaknya dalam sebuah run way.

Dengan pemberitaan seperti sekarang dan dia memutuskan untuk klarifikasi dengan mengundang wartawan, itu sudah sebuah keberanian dia. Banyak artis yang kabur dan susah dihubungi ketika kepentok kasus. Tapi tidak dengan Arzeti.
Yaahhh, semoga masalah yang dihadapinya bisa selesai dengan baik ya. Itulah public figure, apalagi yang telah menjadi wakil rakyat, apapun yang dilakukannya harus bertanggung jawab di hadapan rakyat. Agree?

AAL


Artis Rela Dibayar Murah Asal Ada Infotainment


Ceritanya waktu itu saya diminta tolong temen untuk koordinir media infotaiment sekaligus beberapa artis tenar. Saat itu ada acara sedikit berbau politik, jika ada artisnya, tentu temen infotaiment akan siap sedia datang untuk meliput.

Karena budget yang disediakan murah, tapi mereka meminta artis dengan level tinggi saya puter otak. Pertama, saya kontak artis seksi yang suka bikin sensasi ini. Dia hanya perlu datang dan berbicara selama 15 menit saja. Tahu gak dia minta berapa? 25 juta booo. Saya angkat tangan, budgetnya sangat kejauhan.

Lalu saya kontak beberapa artis yang suka bikin sensasi, senang jadi drama queen, senang masuk infotainment dan senang bikin setingan. Pertama saya kontak seorang pemain film dan pemain sinetron, pernah masuk penjara 3 bulan karena ribut dengan orang lain, hidupnya penuh sensasi.

Tapi artis yang inisialnya A ini baik sama wartawan (dia tahu cari rejeki lewat situ, Lol). Ketika saya menawari dan saya iming-iming begini. "Jangan mahal-mahal mbak, budgetnya sedikit, di sini banyak infotainment lhoo, kan lumayan mbak bisa sedikit promosi," kata saya mirip sales marketing (emang lagi jadi marketingkan).

Dia diam dulu. "Mau murah ya," kata dia mikir. Tetiba dia kasih angka. "Rp 1 juta ya?" katanya bikin saya terkate-kaget.

Tentu saja saya langsung mengiyakan. Dia artis pintar yang bisa mempromosikan dirinya di depan infotaiment. Artis cerdas!

Lalu saya kontak artis lainnya. Dia selalu tampil mewah, waktu itu belum berhijab, bahkan dia pernah BBM saya. "Kalau ada acara atau peluncuran produk kecantikan undang-undang saya ya," katanya. Dia memang gemar tampil di acara tersebut, terlebih jika ada infotaiment, tapi jaimnya setinggi langit.

Saya kontak dia, inisialnya AG. Saya ajak untuk muncul di acara ini, sambil membandingkan artis A ini mau lho dibayar 1 juta. Dia awalnya nggak percaya, tapi akhirnya mengiyakan. Tapi dia minta tambah sedikit jadi Rp 2,5 juta saja. Ok, bungkus!

See?? Banyak artis yang rela gratis atau dibayar murah jika ada media terutama infotaiment. Kenapa sekarang ini banyak artis yang senang bikin setingan dan wara wiri muncul di infotainment? Apa keuntungannya? Tentu banyak, yang pasti uang. UUD (ujung-ujungnya duit ccyyiinnnn).

AAL


Menginap di Hotel 'Berhantu'

Rasanya nyaris semua hotel berhantu, tentu untuk kamar tertentu. Biasanya, kamar yang berhantu itu ada sejarahnya, biasanya ada orang mati tidak biasa di kamar itu (baca bunuh diri). Saya pernah menginap di hotel yang bangunannya lama di Bandung, namanya hotel J*******a. Ceritanya waktu itu saya diundang RCTI untuk meliput audisi Indonesian Idol. Sudah lama banget si.

Karena waktu itu saya wartawan yang telat mendaftar untuk meliput, jadi saya disatukan kamar dengan dua teman yang lain, sebab itulah saya tidur di sofabed. Seperti biasa saya masuk kamar mengucapkan Assalamualaikum (ini wajib), ketika malam saya terlelap, saya erep-erep, pasti kalian udah pernah merasakan bagaimana erep-erep itu. Seperti susah nafas, mau membuka mata seperti sulit, di tengah usaha untuk membuka mata itu, saya melihat seperti sama seorang wanita berbaju putih duduk membelakangi di pinggir tempat tidur. Dia menoleh ke saya. Segala bacaan doa saya ucapkan dalam hati.

Saya terbangun, dan melihat dua teman saya masih tidur. Karena masih malam, sambil baca-baca saya tidur lagi (kebluk banget). Sampai di Jakarta, saya bertanya ke teman yang cenayang, katanya si saya menganggu tempatnya. Aneh, kan saya sudah ucapkan salam. Lagian bagaimana mau ijin, kenal juga gak.

Ternyata, teman saya yang lain, yang bisa 'melihat', mengatakan dia juga ada hantu bapak-bapak yang asik berdiri di belakang pintu. Tapi dia cuek aja, selama tidak menganggu.

Nah, Sabtu kemarin, 17 Oktober 2015, saya dengan komunitas AXIC (Avanza Xenia Indonesia Club) melakukan touring ke Cirebon. Sekaligus dalam rangka ulang tahun chapter Karate (Karawaci, tangerang dan sekitarnyalah). Sejumlah 14 mobil berkonvoy menuju Cirebon yang pertama kali melewati tol Cipali.

Ketika saya mengetahui kita akan bermalam di Hotel S*****a Cirebon, saya jadi teringat cerita seorang teman yang mengalami kejadian menyeramkan di hotel itu. Ceritanya dia ada liputan di Cirebon dan menginap di sana. Dia diberikan kamar nomor 319-320 (antara dua nomor itu) yang letaknya mojok.

Tanpa berfikir panjang, dia tertidur. Malamnya dia terbangun dan kaget melihat seorang pocong (ini seorang, sebuah apa sesuatu ya *dibahas) sedang tidur di sampingnya. Dia tidak langsung teriak kaget atau meloncat. Pikiran dia saat itu hanyalah, "kalau gue lari ke pintu, pasti itu pocong akan lebih dulu nyampe di depan pintu."

Dan dia mengaku sedang capek banget. Letih, lelah tak berdaya. Tanpa pikir panjang, dia langsung memegang itu pocong dengan tangannya, dia merasa tanganya mendarat di dagu pocong dan membaca Al Fatihah berkali-kali. Lalu...sleepp!! pocongnya lenyap!

Keesokan harinya, dia marah-marah ke front desk hotel dan meminta kamar diganti sekaligus meminta pertanggung jawaban ada apa dengan kamar itu. Ternyata, sekitar 7 bulan lalu ada yang bunuh diri. Dan teman saya itu bercerita ke temannya yang bisa menerawang lewat telpon, diberikan bacaan quran agar pocong itu tidak mengikuti dia. Konon, kalau kita memegang, dia akan ngintiilin kemana kita pergi. Hiiyy...

Alhasil, setelah sampe hotel itu, saya dan suami sudah siap-siap mencari nomor kamar hotel. Jika dapat nomor itu, kita akan minta pindah sekuat tenaga agar tidak menempatinya. Alhamdulillah, kita dapat nomor 414. Dan seluruh anggota Karate Axic berdiam di lantai 2, 4, dan 5 saja. Horeeee selamat dari siksaan pocong.

Anda punya cerita hotel berhantu juga?

Ngobrol Sekaligus Mengunjungi Perpustakaan BJ Habibie

Bertemu dengan Presiden ke 3 RI, BJ Habibie menjadi kenangan yang tak terlupakan. Saat itu, saya dengan beberapa teman dari Tempo mendapatkan kehormatan untuk menwawancarai beliau mengenai film Habibie-Ainun yang meledak dan laris manis di bioskop. Saat itu Januari 2013.

Sekitar pukul 11.00 siang saya dan beberapa teman sudah berada di Patra Kuningan, Jakarta Selatan. Sebelum bertemu, kita menunggu di sebuah ruang tamu yang berisi sofa, koleksi cangkir mahal serta beberapa foto beliau dengan ibu Ainun.
Tak lama kemudian, asisten beliau memanggil kita untuk masuk ke dalam perpustakaan. Keluar ruang tamu, kita harus melewati pintu, disambut dengan kolam ikan yang besar di kanan kiri jalan menuju perpustakaan. Pintu besar terbuka, disambut dengan ruangan yang luas semuanya dilapisi dengan kayu dengan dominasi warna keemasan. Dibantu dengan cahaya lampu, ruangan perpustakaan itu begitu indah. Seperti perpusatakaan impian saya. Tapi sepertinya lebih mirip perpustakaan di film Harry Poters, hehehe. Di sebelah kiri pintu masuk ada harimau yang sedang duduk, mirip aslinya. Lalu ada meja berjejer pesawat terbang, di belakang kursi dan meja panjang untuk menerima tamu.
Buku berjejer rapi, disesuaikan dengan bidangnya masing-masing, seperti tentang ekonomi, sastra, biografi dan lainnya. Ada tangga di tengah melingkar ke atas. Langit-langitnya tinggi, dihiasi dengan lampu yang memancarkan warna kuning.

Tak lama Pak Habibie muncul, wangi, sambil mengunyah perment mint. Dia meminta kita memanggilnya eyang. Beliau ramah, sabar dan menjelaskan pertanyaan dengan runut dan detil. Saya yang pecicilan, tak henti-hentinya selfie dengan latar beliau. Tapi pak Habibie tak terganggu, dia cuek saja terus bicara menjawab pertanyaan.

Dia memberikan kita foto ketika masih kuliah di Jerman, dan foto berdua dengan Bu Ainun juga menanandatangani buku Habibie-Ainun yang saya bawa.

Saya sempat bertanya bagaimana jika para ibu ingin mengetahui agar anaknya bisa jenius seperti beliau. Sepertinya pertanyaan itu terjawab untuk buku terbaru Pak Habibie yang berjudul Rudy, Kisah Masa Muda Sang Visioner. Selamat ya eyang (SKSD *sokkenalsokdekat)

AAL

Buku Rudy, Sejak Bayi BJ Habibie Sudah Jenius

Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie terkenal akan kejeniusannya dan membeberkan rahasia menjadi pintar seperti dirinya pada peluncuran biografi-nya "Rudy, Kisah Masa Muda Sang Visioner" di Perpustakaan Habibie Ainun di kediamannya, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Senin 12 Oktober 2015.

"Saya dari lahir, cuma butuh tidur empat jam, selebihnya yang 20 jam, pancaindera saya menyerap lingkungan sekitar dan bertanya-tanya. Mungkin karena pancaindera saya sangat aktif itulah saat kecil saya sudah mulai bertanya-tanya dan kalau tidak bisa mendapatkan jawaban yang memuaskan saya menangis," kata Habibie yang lebih suka dipanggil eyang.
                                         Ketika berada di perpustakaan eyang Habibie

Sejak bayi, kata Habibie, ayahnya sering membacakan satu hingga dua juz Alquran untuk menenangkannya. "Mendengar ayah saya baca Quran saya diam, tapi saya rasa saya diam bukan karena mengerti bahwa itu ayat suci tapi indera pendengaran saya bertanya-tanya suara apa itu. Lalu kakak saya cerita, sejak usia tiga tahun saya sudah pandai baca Quran," kata pria berdarah Bugis itu.

Selain itu, rahasia menjadi orang pintar versi Habibie adalah selalu berserah diri kepada Tuhan dan menggantungkan cita-cita setinggi langit. "Saya tidak pernah bermimpi karena kalau mimpi biasanya ya cuma berakhir jadi mimpi-mimpi aja dan tidak bangun-bangun. Saya lebih memilih bercita-cita," kata dia.

Buku biografi Rudy yang diterbitkan Bentang Pustaka ditulis oleh penulis skenario Gina S. Noer yang pernah mengadaptasi buku karangan Habibie, "Habibie & Ainun", ke dalam layar lebar.
Berkisah seputar perjalanan Rudy menjadi B.J. Habibie, buku ini diharapkan Habibie bisa mengilhami generasi muda Indoneia untuk terus maju mengharumkan Indonesia Raya seperti yang dilakukannya.

"Saya optimistis tentang masa depan Indonesia karena pemudanya mau menjadi pintar dan mau belajar. Mari kita beri kesempatan mereka, asuh mereka sebaiknya," kata Habibie yang kini berusia 79 tahun.

AAL

Nasi Kuning Nyam nyam Sedapp


Untungnya punya anak lelaki semua, pada doyan makan. Cemilan apapun yang dibikin, meski rasanya ajaib karena emaknya suka eksperimen tetep dimakan. Tapi sesekali pingin dong bikin makanan yang sedap dan lezat.

Ceritanya lagi anterin kiddos les renang. Yang namanya emak-emak, meski baru kenal yang diomongin tentu seputar anak atau makanan. Kebetulan, kenalan sama seorang ibu yang punya warung makan, katanya udah 15 tahun dagang makanan. Terus dia cerita soal resep nasi kuning andalannya. Dan dia baik hati lho, saya diberikan resepnya. Udah dicoba ternyata endaanngg benerannn. Nyamm nyaamm sedaapppp

Bahan:
1 liter beras
Santan kental (untuk mempermudah, dia memberikan conton 1 gelas plastik besar yang biasa didapat kalo beli kopi di Starbuck *lhoo)
Blueband 1 Sdm
Daun sereh, salam
kunyit (ditumbuk, dibasahi lalu diperas dengan kain atau tisu)

Caranya:
Beras dikukus sehingga terlihat lebih putih dan gemuk. Tiriskan
Campur santan dengan daun sereh, salam, blueband dan garam juga kunyit di dalam panci berbeda. Lalu masukkan beras yang dikukus tadi. Diamkan sekitar 10 menit agar tercampur berasnya. Kukus lagi, nasi uduk kuning siap disantappp mantaaappp.
Taburi dengan bawang merah goreng


*Kalo udah dicoba bagi2 yaaaa hehehe

Cara Merawat Botol Bayi


Botol susu dan dot bayi sebaiknya segera dibersihkan setelah dipakai agar tidak menjadi tempat tumbuh bakteri.

"ASI mengandung lemak dan protein, kalau dibiarkan akan menempel di botol," kata General Manager Divisi Pemasaran Pigeon Indonesia Anis Dwinastiti saat peluncuran botol susu batik di Jakarta.

Bekas ASI yang menempel di botol dan lama didiamkan dapat menimbulkan bakteri.

Sesuaikan dot di botol dengan usia bayi. Dot bayi memiliki lubang yang berbeda sesuai dengan kemampuan bayi menghisap, yang dilihat dari perkembangan usia bayi.

Dot ukuran S dapat digunakan untuk usia 0-3 bulan dan M untuk 3-6 bulan.

7 bulan ke atas sebaiknya menggunakan dot berukuran L. Terdapat juga dot dengan ukuran Y, yang berlubang di antara ukuran M dan L.

Dot sebaiknya segera diganti bila lubang membesar akibat sering digigit. Lubang yang besar dapat membuat bayi tersedak saat minum.

Botol susu sebetulnya tidak memiliki masa kedaluwarsa namun Anis menyarankan untuk menggantinya bila terdapat banyak goresan di bagian dalam botol.

Balada Hunting jadi Blogger Narsis


Ngeblog sebenarnya udah lama, sejak jaman Friendster masih happening. Terus terlupakan. Mulai nge-blog serius tahun ini, Tepatnya sejak bulan Maret 2015 saya resign dari tempat kerja di Tempo.co, Media online satu grup dengan Tempo Inti Media. Alasan resign, samalah dengan ibu-ibu lainnya, urus anak. Kebetulan saya yang terlihat masih muda ini (gubraakss), dikasih Allah lagi bayi lucu dan menggemaskan.

Karena berhenti kerja, tahu dong otomatis pendapatan berkurang meski sekarang masih kerja freelancer dan kerja di Teco dengan status kontributor. Apalagi, kebutuhan untuk narsis dan eksis (baca ngegaooll) dengan teman-teman berkurang. Secara duluuu, kalau kerja banyakan di lapangan ngejar-ngejar artis yang enak untuk digosipin. (kalau ini waktu kerja di Rakyat Merdeka, ngebuka aib2 artis hihihih). *UdahInsapBoo, Piss

Akhirnya, nge-bloglah di Blogspot punya Google ini. Target awal: Dapat Adsens! (Dolaarr cyyinn, siapa yang nggak mau dolar secara sekarang tambah naik nilainya). Daftar Ads ditolak terus sama Google, bahkan pernah di banned. Entah apa sebabnya, kayaknya  nggak pernah berbuat dosa ke Google.

Pada akhirnya dapat email, Ads diterima, Thanks God. Alhamdulillah. Tapi ternyata tidak menjanjikan juga ya, udah 2 bulan kok gak ada transferan dolar siii *Ngayalkeong

Lalu terget baru nge-blog untuk eksis, which is gabung ke komunitas blogger. Brosing dan brosing, saya menemukan Blogger Indonesia, Blogger Perempuan, Emak Blogger, Momies Daily, dan masih banyak lagi. Dan di antara pilihan itu saya memilih empat komunitas di atas. Sepertinya menyenangkan ya punya teman baru dan emak-emak semua, secara saya pasti bakal bawa baby kalau ada kegiatan. *Maap yakss, gue gak pake pengasuh anak untuk yang bontot ini, selain udah kenyang banyak drama dengan asisten rumah tangga, jaman sekarang udah susah cari nanny yang bener.Mending si baby gw tenteng kemana2.*

Nah, karena baru gabung, jadi saya belum diajak kegiatan apapun, hikss padahal udah kepengen banget ikutan, sekalian gue review di blog dan ketemu temen baru. Bahkan katanya, suka ada kompetisi menulis dengan hadiah yang lumayann *maomaomaooo

So, Lets stars to new beginning as a blogger . Bismillah azaahhh