Sempat Menolak Anak Nyantri, Akhirnya Anak Masuk Pesantren



Sejak dulu saya paling nggak mau kalau anak masuk pesantren. Banyak pertimbangan, mulai dari mendengar cerita-cerita miring, baca bagaimana pergaulan di pesantren sampai efek psikologis anak. Saya hanya ingin anak-anak selalu berada di pengawasan saya, setiap hari kelihatan di depan mata, bisa diajak ngobrol, dipeluk, dicium setiap hari. Pokoknya lebay banget dah jadi emak.

Baca: Ke Semarang: Pengalaman Pertama Kali Naik Kereta Api dengan Anak Balita