Reza Artamevia, Gayanya di "Pertama" Karir


Saya nggak kaget ketika mendengar kalau hasil tes urine Reza Artamevia positif narkoba. Yang saya sayangkan, kenapa dia ikutan ditangkap di Lombok bersama Aa Gatot Brajamusti.

Kenapa???

Memang sih, beberapa tahun belakangan (udah lama banget sejak dia cerai dengan alm Ajie Massaid), Reza selalu diberitakan menjadi salah satu pengikut Aa Gatot yang dibilang adalah guru spiritualnya.

Di manapun ada Reza, pasti ada Aa Gatot, begitu juga sebaliknya.

Isu miring soal Reza kena narkoba karena dekat dengan Aa Gatot sudah lama terdengar, ditunjang dengan bentuk tubuh Reza yang semakin kurus dan wajahnya sangat tirus. Belum lagi ada media yang pernah menulis kalau keluarga Reza pernah memaksa penyanyi itu keluar dari rumah Aa Gatot karena masalah narkoba itu. Tapi, isu itu tidak direspon oleh media lain jadi tidak booming, entah kenapa.

Saya pribadi suka banget sama suaranya Reza, lagu-lagunya yang di album "Pertama" dan lagu lainnya itu nggak bikin bosen dan liriknya ringan. Suara Reza yang serak itu dulu sempat dijadikan lelucon. Misalnya, ada seorang teman yang tiba-tiba suaranya serak karena flu, lalu dia nyahut "Abis konser sama Reza." Atau "Suara lo seksi serak kayak Reza." Dulu nge-hits tuh.

Reza yang pernah menjadi penyanyi latar band Dewa 19 itu, semakin dikenal sejak meluncurkan album pertama. Album selanjutnya yang diisi lagu-lagu barunya ternyata juga banyak disukai. Penampilan Reza yang cenderung tomboy tapi seksi itu ditunjang dengan suaranya yang serak unik banyaklah yang suka sama Reza.


Media dan infotainment selalu mewawancarai penyanyi asal Bandung itu, wajahnya sering muncul di TV. Video klip lagu Pertama, di mana Reza selalu nempel di tembok sambil menggoyangkan tubuhnya dengan nuansa hitam putih. Itu juga jadi pembicaraan.

Saya bertemu dia di studio RCTI, saat itu dia siap-siap akan tampil menyanyikan lagunya itu. Mengenakan dress panjang setali, rambut ikalnya tergerai, Reza ramah. Ketika saya memintanya foto dia seperti mengerti langsung nempel di tembok, Lolsss... (kalau ubek-ubek lemari mungkin fotonya masih ada).

"Kayak gini ya," kata dia sambil membelakangi, hanya pundak dan wajahnya menoleh sambil tersenyum.

Suaranya memang serak ketika bicara, nggak jauh berbeda ketika sedang bernyanyi. Tapi tipikalnya yang terbuka, Reza jadi nara sumber yang menyenangkan untuk diwawancara. Saya ingat, waktu itu Reza masuk ke dalam jajaran artis terseksi. Kulitnya yang putih mulus, juga wajahnya yang cantik, Reza saat itu paling dicari oleh wartawan hiburan.

Saking nge-hitsnya gaya nempel di tembok, kalau bertemu almarhum pelawak Taufik Savalas, dia selalu mengikuti gaya Reza. Nggak mungkin nggak ada yang tertawa melihat gaya pelawak yang baik hati itu. Alm Taufik Savalas memang jagonya mengikuti jogetnya artis, goyang ngebor Inul Daratista juga sukses diikuti.

Tak lama pada 1999 Reza menikah dengan aktor Ajie Massaid yang saat itu menjadi salah satu aktor ganteng, keren dan nge-gemesin. Sepertinya melihat pasangan Reza dan  Ajie, cocok banget, serasi banget.

Setelah mereka menikah dan memiliki anak, saya kembali bertemu Reza. Kalau nggak salah di peluncuran album terbarunya. Reza datang mengenakan dress ketat selutut, rambutnya digerai dan mengenakan kaca mata hitam. Wartawan langsung mengerubunginya, dia menerima wartawan dengan ramah. Di belakangnya tak lama Ajie ikutan datang dan suster yang menggendong anak pertamanya itu, Zahwa yang masih bayi.


Reza menceritakan proses kreatif lagunya itu. Coba deh tengok video klip lagu-lagu Reza yang lama, dia  seksi, wajahnya segar dan saat itu saya sudah yakin dia bakal calon diva. Tapi sayang, sejak cerai dari Ajie, hidupnya banyak drama.

Reza mulai jarang terdengar, penampilannya sudah berubah dan sudah jarang yang meminta dia untuk tampil di TV. Padahal dia sangat layak jadi diva pop di Indonesia, disejajarkan dengan Krisdayanti, Titi DJ, Ruth Sahanaya. Tapi memang, karir cemerlang itu harus ditunjang dengan gaya hidup dan attitude yang baik.

Teh Reza semoga masalahnya cepat selesai, ubah gaya hidup dan kejar karirnya yang tertinggal. Kursi Diva masih ada yang kosong untuk penyanyi satu ini.

AAL

Kumpulkan Poin Rejeki BNI Taplus dengan Cara Mudah


Saya lumayan terkejut ketika mendapatkan email untuk melakukan review soal Bank Negara Indonesia (BNI). Jujur, selama ini saya terbilang ‘buta’ dengan BNI. Saya hanya punya rekening dari bank swasta, itu juga karena ikutan teman-teman.

Agar tulisan semakin berwarna dan berisi, saya melakukan browsing mengenai bank milik pemerintah itu. Saya berselancar di dunia maya, dan membaca semua artikel yang terkait dengan BNI. Saya mulai tertarik dengan rekomendasi dari beberapa artikel mengenai BNI yang melayani dan banyak memberikan kemudahan bagi nasabahnya.

Sejak saya resign bekerja dan memutuskan menjadi freelancer, tentu pemasukan saya tidak sebesar ketika bekerja. Saya lumayan galau juga meilihat saldo tabungan lebih banyak terkuras dengan biaya administrasi yang tidak kecil. Sepertinya menjadi nasabah baru di BNI merupakan pilihan tepat.

Jika menabung di bank komersil pertama di Indonesia itu juga banyak memberikan pilihan yang bermanfaat. Misalnya, BNI Taplus. BNI Tabungan Plus itu memberikan layanan Plus dengan berbagai macam fitur.

Dengan semakin majunya teknologi, BNI Taplus bisa melakukan transaksi secara online untuk mempermudah nasabah, seperti membeli tiket, mengecek saldo, membeli pulsa, transfer dan melakukan transaksi online lainnya.

Nasabah baru BNI Taplus ini juga bisa mengikuti program undian Rejeki BNI Taplus, cuma mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya dan sudah tersedia hadiah mobil dan motor. Program ini berlangsung mulai 25 Juli 2016 hingga 31 Januari 2017.

Peluang bagi nasabah baru untuk memenangkan undian, sama besarnya dengan nasabah lama. Kita hanya perlu meningkatkan saldo tabungan serta banyak melakukan transaksi saja sehingga bisa mengumpulkan poin.

Menariknya, undian Rejeki BNI Taplus itu dibagi dua kategori, yaitu Nasional dan Regional. Sehingga semua nasabah di semua cabang BNI seluruh Indonesia bisa menjadi pemenang. Untuk mendapatkan poin ternyata nggak sulit. Kita hanya melakukan transaksi finansial via e-channel yaitu ATM, SMS Banking, Internet Banking dan mobile banking atau phone banking serta belanja dengan kartu debit BNI minimal Rp. 50.000 untuk mendapatkan 1 poin. Atau melakukan transaksi finansial antara lain pembayaran tagihan, top up pulsa, pembelian tiket, transfer antar bank, transaksi auto debit. Selain itu poin juga bisa didapat jika melakukan pembayaran tagihan (pada satu nomor tagihan atau tujuan), top up pulsa (maksimal 10 kali transaksi), pembelian tiket, transfer antar bank (maksimal 10 kali transaksi) dan transaksi auto debit.

Bahkan hanya dengan melakukan aktivasi e-Banking, akan mendapatkan 1 poin. Lalu setiap pengendapan saldo rata-rata tabungan minimal Rp 1 juta per bulan akan mendapatkan 1 poin.

Anda bisa mendapatkan informasi lengkap dengan follow Twitter BNI di @BNI dan akun Facebook di https://www.facebook.com/BNI/ , serta website resminya di www.bni.co.id.

Selamat Kumpulkan Poin!!

Alia Fathiyah

(Review) Film Suicide Squad, Si Gila Harley Quinn Sang Penyelamat



Meskipun banyak kritikan untuk film Suicide Squad, tapi gue nggak perduli, gue suka film ini! Worst heroes ever!!

Film keluaran DC Comics ini 'dipercantik' dengan tembang-tembang hits lawas yang bikin adrenalin ikutan naik, terlebih ketika klimaks. Sebut saja lagu Bohemian Rhapsody milik Queen, Sucker for Pan, Purple Lamborghini dan masih banyak lagi lagu anyar lainnya.

Jika ingin membandingkan film Batman V Superman belum lama ini, tentu Suicide Squade sangat lebih baik. Sang sutradara, David Ayer meskipun dihujani kritik, menurut saya berhasil membawa film ini dari komik  ke layar lebar sebagai tontonan menghibur. Tidak seserius dan 'sejaim' BvS lalu.
Dan jangan tanya saya untuk membandingkan film ini dengan komiknya. Sorry to say, saya kurang suka baca komik. Untuk sebuah tontonan film Suicide Squad pantans menjadi box office dengan jajaran pemain bintang atas yang aktingnya sudah teruji.

Di antara semua karakter, akting Margot Robbie (Harley Quinn) patut diancungi jempol. Margot selama ini selalu diidentikkan dengan karakter wanita cantik yang seksi dan hanya menjadi penggoda. Tapi menjadi Harley, dia ternyata mampu bertarung, tampil jadi wanita gila dan sekaligus menggemaskan karena 'kegilaannya; itu.

Sedangkan Will Smith yang menjadi Deadshot, menurut saya kurang mengena. Smith masih dengan gaya khasnya, celetukan lucu, dengan tatapannya yang jauh dari sangar.


Film ini bercerita dari resahnya pemerintah karena hilangnya Superman dan makin banyaknya kejahatan yang merajalela. seorang perwira intelijen AS, Amanda Waller (Viola Davis) memutuskan untuk merakit sebuah tim yang berbahaya, penjahat super yang berada dipenjara mematikan untuk sebuah misi rahasia. Deadshot, Harley quinn, Captain Boomerang, El Diablo dan Killer Croc.

Sang sutradara, David Arey harus menceritakan satu persatu latar belakang penjahat itu, memang terlihat kebanyakan cast, tapi menurut saya sepadan dengan masing-masing karater yang masuk. Penonton perlu tahu, siapa jagoan mereka yang ada di film.

Amanda yang sadis, memanfaatkan June (Cara Delevigne) seorang arkeolog muda yang tubuhnya telah dikuasai oleh penyihir kuno sebagai Echantress. Lalu, apa peran Joker di film ini? Sayangnya, Joker tidak terlibat misi tersebut. Dia berbuat kejahatan lain yang tidak kalah kejamnya, demi ingin membebaskan kekasih tercintanya, Harley Quinn.

Dari semua penjahat di film tersebut, ternyata sosok Harley yang digambarkan gila dan 'kayak nggak punya otak, karena selalu tertawa lebar, justru menjadi penyelamat di film ini. Bagi saya, di antara semua film keluaran DC yang seringnya digambarkan kelam, serius dan sedikit membosankan, Suicide Squad tampil sebagai tontonan lucu, ceria dan tidak sekejam yang dibayangkan (katanya tidak sekejam di komik).

Yang mengecewakan sedikit adalah, karakter Joker muncul sangat sedikit. Jared Leto (Joker) meski muncul tak banyak, tapi sukses sebagai penjahat yang 'gerecokin' misi pemerintah itu. Dia digambarkan sebagai sosok penjahat yang sedang kasmaran sehingga rela melakukan apapun untuk membekaskan kekasihnya itu. Bahkan, Batman juga dimunculkan ketika harus menangkap Deadhsot dan Harley Quinn.

Intinya, dari semua kisah para penjahat itu, mereka ternyata masih memiliki cinta. Deadshot yang rela dipenjara karena cinta pada anaknya. Harley Quinn yang patah hati begitu melihat pacarnya mati dalam ledakan. El Diablo yang menyesal dan insap karena telah membakar keluarganya lantaran kekuatan api yang dimilikinya. Penjahat sesadis apapun, mereka masih punya cinta dan hati nurani.


AAL