Thursday, September 29, 2016

HUT 150 Tahun, Serunya Berkunjung ke Pabrik Cerelac


Belum lama ini saya bersama Kumpulan Emak Blogger diundang oleh produk Cerelac mengunjungi pabrik PT Nestle di Karawang.  Tentu saya excited banget, mau tahu seperti apa pabrik yang memproduksi nyaris semua produk makanan di Indonesia. Tau dong, produk apa aja yang ada di Nestle, jumlahnya ribuan.
Emak2 Blogger narsis

Pagi hari saya dan 14 emak blogger sudah ada di dalam bus menuju Karawang. Bus-nya saja udah kece banget. Selain jejeran kursi seperti bis pada umumnya, pada pertengahan badan bus dibuat berbeda. Ada ruang untuk merokok, toilet di samping tangga deket pintu, paling belakang dibuat ruangn yang berisi kursi sofa melingkar yang tengahnya ada meja dan mentok belakang di buat area untuk tiduran. Di depan sofa itu ada seperangkat alat dan televisi untuk karaoke. Kecekan.

Selama dua jam perjalanan, kita sampai dan disambut oleh pihak Cerelac. Undangan ini dalam rangka ulang tahun 150 tahun Cerelac, dan tentunya PT Nestle untuk menengok pabriknya yang memproduksi lebih dari 70 ribu produk yang tersebar di seluruh dunia.

Sedikit saya ulas soal sejarah Cerelac
Henri Nestle
Kaleng produk pertama Cerelac
Jadi singkat ceritanya begini, Henri Nestle pada 1866 sudah membuat susu kental manis di mana lokasi pabriknya terletak di Cham Swiss. Nah, setahun kemudian, Henri yang seorang imigran Jerman lalu pindah ke Vevey, Swiss, tergerak hatinya melihat anak tetangganya yang lahir prematur karena tidak bisa menerima air susu ibu (ASI). Henri yang ahli farmasi  ini lalu membuat Mpasi (makanan pendamping ASI) yang disebut Farine Lacte, yakni campuran susu sapi dan tepung gandum yang diproses secara khusus.

Hingga kini Cerelac telah banyak membantu ibu-ibu yang kebingungan untuk memberikan makanan bergizi pada anaknya. Fase penting pertumbuhan seorang anak itu adalah dua tahun pertama kehidupannya. Setelah seorang bayi melepas Asi ekslusif di usia enam bulan, maka dibutuhkan makanan pendamping ASI  untuk menambah pasokan gizi yang semakin berkurang, efek dari berkurangnya jumlah ASI.

Saat ini Cerelac sudah di kembangkan dalam berbagai varian rasa, seperti rasa pisang, beras merah, kacang hijau,wortel labu ati ayam, rasa apel, jeruk, pisang, juga rasa ayam dan bawang.
Selain itu Cerelac juga mengeluarkan varian baru yang mengandung susu dan harganya tentu lebih mahal dari yang ekonomis, yakni rasa kurma dan madu, beras merah, serta wortel bayam labu.

Tips Cerelac
Banyak gizi yang terkandung di Cerelac

Saya juga baru tahu nih, untuk mengolah bubur Cerelac tidak perlu air mendidih, hanya perlu air hangat kuku, Cerelac langsung bisa diberikan ke bayi. Selain itu, Cerelac tersebut lebih baik dihabiskan dalam waktu 20 menit saja, karena Cerelac yang mengandung bahan alami dikhawatirkan terkena bakteri setelah diolah.

Sedangkan tepung Cerelac yang sudah dibuka, disarankan dimasukkan ke dalam box kedap udara. Tidak disarankan melipat kemasan aluminium foil usai digunakan karena dikhawatirkan robek tanpa kita sadari. Setelah itu letakkan di dalam lemari es.

Tour Galeri 
Galeri Nestle
Menuju ruang galeri, kita disuguhkan informasi menarik beberapa produk Nestle yang di produksi di Karawang. Galeri ini luas, dan diberikan setiap spot (ruangan) untuk produk Nestle. Galeri tersebut banyak memberikan informasi serta edukasi soal nilai gizi yang ada di produk Nestle, seperti Cerelac, Milo, Coffee, Lactogrow dan Dancow Batita. Banyak spot menarik yang menurut saya sangat bagus jika anak-anak bisa mengunjunginya.

Ternyata galeri tersebut dibuka untuk umum, dan jika ada yang berminat bisa menghubungi pihak Nestle lewat akun media sosial. Bahkan di belakang produk Nestle juga tertera call centre untuk memudahkan komunikasi.

Selain menengok pabrik Cerelac, kami juga disuguhkan resep Mpasi dari Cerelac. Ternyata Cerelac bisa dimodifiksi dengan makanan lain, selain untuk penambah gizi, resep ini bagus banget untuk anak-anak yang susah makan yang disuguhkan oleh Cheff cantik Wibisono Vania.
Chef kece Vania

Resep Cerelac Traffic Light Scrambble Egg


Cerelac Traffic Light Scramble Egg

Bahan:
3 sdm Cerelac rasa wortel bayam labu
Bawang bombay dicincang halus
Paprika hijau dan merah dicincang halus
2 butir telur ayam kampung (ayam negri juga boleh)
1sdt mentega
roti tawar kupas

Cara Membuat: 
Kocok telur yang dicampur bawang bombay dan paprika. Panaskan mentega di pan teflon, lalu masukkan kocokan telur sambil diaduk. Jika terlihat sudah matang, masukkan bubur cerelac dan aduk kembali, angkat. Bisa dimakan dengan roti tawar.


Alia Fathiyah








8 comments:

  1. Tips-nya bermanfaat sekali, Mbak. Sip!

    ReplyDelete
  2. Semoga kita bisa berkunjung lagi ke sana ya mbak Alia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, dan menang kalau ada lomba lagi, asal amel jangan diajak hahahaha

      Delete
  3. Hihihi..lucu judul masakannya..traffic light scramble egg ...

    Seru ya Mbak berkunjung ke pabrik yang belum pernah kita datangi...keren deh çerelac.

    ReplyDelete
  4. jadi semakin sayang sama Cerelac hehe

    ReplyDelete