Wednesday, January 25, 2017

Rasanya Jadi Wartawan Gosip (7), Eng....Ing...Eng....


Balik lagi kita ngegosippp...catet yaaa ngegosip di sini bukan kayak emak-emak di depan rumah ngerubung sambil ngomongin orang, hihhihi. Ngegosip di sini, saya coba menulis behind the stories dari kehidupan artis dan bagaimana wartawan hiburan itu bekerja ketika bertemu nara sumber.

Banyak cerita lucu dan bikin ketawa, jika inget liputan jadi wartawan hiburan (baca wartawan gosip, lol).  Selain mengupas kehidupan artis, kita-kita yang wartawan juga asik ikutan ngegosip. Kalau udah berkumpul, masing-masing biasanya mengeluarkan isu seputar artis yang tak diketahui orang banyak.

Misal lagi kumpul lima wartawan hiburan, ngobrol ngalor ngidul, tahu-tahu kita jadi membongkar aib-aib artis yang tak dijadikan berita. Bayangin, jika lima wartawan itu membongkar gosip masing-masing satu artis, ada berapa aibnya yang terbongkar? Kenapa nggak diungkapkan ke publik? Biasanya, kitanya yang nggak tega untuk menulis dan ditanyakan ke artis. Lagian wartawan biasanya males, kalau artisnya baik. Kalau artisnya ngeselin, bisa jadi itu isu ditulis. glek.

Konon, yang mulutnya comel menyebarkan aib artis itu dari banci-banci lingkungan si artis. Taukan, banci itu mulutnya lebih banyak dari cewek asli, Lolsss.. Dari hairstyles, make up artis, manajer atau asisten. Misal, si artis lagi asik nyanggul atau touch up, curhat ke si hairstyles, nah si banci itu tentu gatel juga mulutnya untuk nggak cerita ke orang, akhirnya nyebarlah itu berita.Nggak semua sih, tapi biasanya memang begitu. Coba aja tengok di Instagram, banyak akun gosip itu adminnya siapa coba? (ketauan banget yakss gue sering stalking semua akun gosip di IG).

Jadi gini...

Seperti yang gue tulis di awal series ini, gue diminta kantor untuk menghubungi artis lalu melakukan  pemotretan dengan pose seksi. Saat itu, tentu targetnya artis baru yang namanya belum terkenal. Tapi nama-nama yang dulu gue kontak itu, sekarang ini sudah terkenal banget, malah jadi artis kelas A.

Di sini coba gue jabarin siapa aja mereka, yang dulunya mau aja 'ditipu' fotografer gue yang akhirnya difoto seperti terlihat tidak pakai baju (padahal pake). Namanya, fotografer bisa aja gitu ngambil angle.

1. GAW
Dia sekarang jadi artis papan atas, aktingnya kece banget dan beberapa kali dapat penghargaan. Selain jadi aktris, dia juga sekarang produser. Dulu, gue ke rumah dia di kawasan Pondok Indah. Waktu itu media belum menghendus kalau dia sudah menikah, kelihatannya masih single karena tubuhnya yang mungil.

Anaknya baik banget, sampai sekarang kayaknya baik sama beberapa wartawan yang dia kenal. Tapi kalau udah ngomong to the point. Dulu saking baiknya, ketika mau pemotretan, kan dia terima gue dan fotografer di ruang tamu. Lalu ketika dia masuk ke dalam rumah, gue cuek aja ngikutin dia, liat gue ngintilin, dia behenti.

"Mau ikutan masuk ke kamar gue? Nggak apa-apa si," katanya.

Gue baru nyadar dan berhenti. "Oo, mau ke kamar? Gue kira mau cari spot bagus pemotretan," kata gue nyengir dan balik ke ruang tamu.

Beberapa waktu kemudian, beberapa kali ketemu lagi, ngobrol di satu meja sama wartawan lainnya sambil ngikik ngomongin orang (tuh, wartawan dan artis aja kompak ngegosip, hahahah). Setelah jadi produser, sempet sih gue nawarin naskah dalam bentuk sinopsis dan cerpen, syukur-sukur diterima untuk next project filmnya. Tapi ditolak sodara-sodara! Lolsss

2. SAD
Artis ini baik banget, malah sangat baik  sampai sekarang setelah namanya terkenal. Dia ini menurut gue, terlalu berprasangka baik sama orang, jadi pikir dia semua orang itu baik, bahkan ke wartawan sendiri (yang mungkin manfaatin supaya dapat berita bagus), atau bekas suaminya yang nipu dia dengan segala kalimat-kalimat cinta, eeaaa.

Jadi dulu, setelah janjian, gue ke rumah dia di kawasan Blok A Jakarta Selatan dengan fotografer. Dia sendiri yang menyambut kita  di ruang tamu, saat itu tubuhnya masih gemuk, sekarang udah langsing banget.

Saat itu dia masih single, tinggal dengan adik ceweknya di situ. Sedangkan kedua orang tuanya (sekarang udah meninggal 22nya, Al Fatihah) saat itu tinggal di Bekasi.Karena kita mau dateng, dia udah siapin makanan untuk kita makan. Gue inget, dia beli soto ayam dan rasanya nggak enak (hahahha). Lalu sebelum pemotretan kita makan di meja, nggak lama kedua orang tuanya datang, ayahnya yang bule menyapa kita dengan ramah. Keluarga yang harmonis.

Lalu pemotretanlah di ruang tamu, di kamar, dan dia mau aja disuruh pose macem-macem sama fotografer gue, masih mengenakan kaos pink dan celana hitam.

"Gue nggak mau foto aneh-aneh ya," kata dia ramah. Sejak itu namanya makin dikenal hingga sekarang. Gudlak yaa.

3. HPA
Selain gue yang mengontak artis untuk pemotretan, fotografer gue juga ikutan mencari artis baru. Nah akhirnya kita pemotretan dengan HPA ini di sebuah hotel. Hotel ini kerjasama dengan koran gue untuk lokasi pemotretan. Kita mengambil tempat di kolam renang.

Dari dulu dia memang udah seksi, padahal bajunya juga nggak terbuka. Tapi karena memiliki teti kadi yang gedak, jadi terlihat gimanaaa gitu. HPA waktu itu masih merintis menjadi artis, jadi belum terkenal banget.

Kalau sekarang malah namanya udah melambung dan prestasinya banyak banget sampai membuat buku segala. Setelah pemotretan, sorenya gue dapet telpon dari HPA. Dia telpon sambil berharap banget, dari suaranya kedengeran, bikin nggak tega.

"Mbak, aku minta tolong, fotonya yang dimuat jangan yang gimana-gimana ya. Jangan yang seksi mbak, nanti mamaku marah aku nggak boleh lagi jadi artis," kata dia suaranya khawatir.

Gue langsung telpon ke redaktur dan kita memilih foto yang terlihat sopan tertutup (tapi memang aslinya dia udah kelihatan seksi dan eksotis). Pas berita dan foto udah turun, dia sms bilang makasih. hhaggg legaaa juga gue.

4. SP

Nah, urusan sama dia seru nih. SP ini tipe artis yang blak-blakan, asik, ngomong apa adanya, nggak jaim. Waktu itu dia belum terkenal banget, masih merintis menjadi presenter musik .

Jika gue bingung nggak ada berita, tinggal telpon SP, gue curhat. "Gue nggak ada berita nih, lo punya berita apa untuk gue."

Lalu dia cerita, dan gue mencari angle menarik dari situ. Enaknya gitu kalau kenal artis, tinggal telpon dan minta berita dia, Lolss.

Karena memang karakternya yang menyenangkan, talentanya bagus, dia akhirnya makin terkenal. Album perdananya laku keras, jadi sering muncul di TV dan media, lalu dia main film aktingnya juga bagus.

Setelah beken itu, dia udah susah ditelpon untuk wawancara karena harus melewati manajer (u know laa, manajerkan juga sekaligus satpam, bawaan curiga mulu sama wartawan, wkwkwk).

Karena makin terkenal, wajar dong dia jadi sering digosipin yang nggak enak. Jadi suatu hari, dia digosipin jadi orang ketiga oleh seorang artis lain, sebut saja IA. Si IA ini memang anaknya agak liar (sekarang namanya udah tenggelam lam lammm). Dia bawa-bawa nama SP di depan infotainment sebagai orang ketiga.

Entah kenapa, pada suatu sore si SP telpon gue curhat soal isu IA ini.

"Lo taukan gimana IA anaknya, ngaku di depan wartawan kena kanker otak. Gila aja gue dibilang jadi orang ketiga, infotainment percaya aja lagi sama omongan dia..bla..blaa..." kata dia semangat bin KZL.

Gue mah iya-iya aja, kaget juga tetiba dia telpon. Karena gue orangnya baik dan tidak sombong, gue kasih dia saran (lagi-lagi), gimana sikap dia menghadapi gosip itu. Gimana menghadapi wartawan, menghadapi si IA dan gue saranin santay kayak di pantay. Jangan terlalu emosi di depan infotainment.

"Nanti bakal muncul lagi isu baru kalau elo emosi, bakal ribet juga," kata gue. Dia manut tuh.

Udah, akhirnya gue loost contact sama dia ampe sekarang. Dia sekarang tinggal di luar negri sama suaminya dan sukses beratt.

Udah ah, segitu dulu, masih banyak banget pengalaman dengan artis-artis yang dulunya nothing, sekarang jadi something.

Baca blog series ini kita seru-seruan aja ya, jangan dianggap serius. Just Fun gals!!



Maacihh udah mampir


AAL
                                                                                                                                                                     







17 comments:

  1. Hahaha namaanya kok GAW, SAD jadi mikir apa kepanjangannya mbk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. hehehehe sesuai etika pergosipan mas

      Delete
  2. Hahaha namaanya kok GAW, SAD jadi mikir apa kepanjangannya mbk.

    ReplyDelete
  3. Jadi penasaran sama inisial nama artis yang disebutkan. Saya pernah jg iseng ikut Diklat Jurnalistik n salah satu Pematerinya Wartawan hiburan kyak mbak. Ceritanya jg hampir sama dengan yg mbak sampaikan diatas :).
    Seru ya banyak pengalamannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, jadi wartawan itu memang banyak cerita seru dan ngangenin, palagi hiburan hehehe

      Delete
  4. kok aku jadi penasaran sama siapa tuh artis, yah? wkwkwk

    ReplyDelete
  5. Aku jadi makin kepo siapa artis yang dimaksud. Lebih sulit dari soal matematika tersulit sekalipun *haha lebayyy*

    ReplyDelete
  6. Ah ini inisialnya disamarkan juga ya Mba. Mikir keras masa nggak nemu-nemu, wkwkkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. hhahahaha iyaaa benner, kalo dipasang inisial plek pasti ketahuan soalnya mereka masih sangat hits di mana manaaa

      Delete
  7. Sama seperti teman-teman yang di atas, aku sama sekali nggak bisa nebak siapa artis yang dimaksud, mba. Bisikin dungs. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha, salah satunya hari ini lagi ada di media online, cek deh wkwkwkw

      Delete
  8. Mbakk....ya ampun jadi kepo, jangan2 salah satu admin hosip juga Wkwkwkkkk
    Jadi mikir keras sama singkatannya :D

    ReplyDelete
  9. kepo bgt nih mba sm insialnya binun tp klo yg terakhir aq rada bs nebak penyanyi yg hitam maniz bkn hehe

    ReplyDelete