Friday, December 2, 2016

Rasanya Jadi Wartawan Gosip (6), Kapok Urusan Sama Musisi Ini

Tadinya gue males nulis soal orang ini, tapi karena banyak penggemar blog ini yang request, akhirnya gue tulislah, hahahahah *SokBeken

Dia kayak the untouchable, susah disentuh. Padahal cuma musisi, yang merambah jadi bisnisman dengan membuka management yang membawahi beberapa artis atau grup. Tapi kayaknya sudah melempem sekarang, artisnya pada keok semua. Toh, dunia itu berputar, tidak semuanya selalu di atas. Bener toh?? *Tepuktanganpuazzz

Sebenarnya, gue nggak pernah urusan langsung sama dia, ngobrol atau bertemu (ih, ogah banget). Pertama kali melihat dan wawancara dia reaksinya begitu, gue jadi kapok. Di dalam hati membantin. "Gue nggak akan pernah wawancara elo lagi, emang artis elo doang?"

Tapi nggak tahu kenapa, ada aja masalah yang melibatkan gue ke orang ini. Malesinkan.

Jadi gini awalnya.

Sejak jadi wartawan di desk hiburan, otak gue kayak diprogram secara nggak langsung, kalau ketemu artis siapapun, gue harus wawancara! Harus dapat berita dari dia! Jadi ketika gue meliput dimanapun, mata gue ini jelajatan menyapu seluruh ruangan, mencari ada gak artis yang bisa gue jadiin bahan berita.

Nah, saat itu kebetulan gue mau meliput acara musik di Hotel Crown Plaza, Semanggi Jakarta. Ketika akan masuk ke ball roomnya, gue melihat musisi ini, sebut saja DAP. Sontak gue langsung mendekati dia untuk wawancara. Dia lagi jalan mondar-mandir nggak jelas, sekaligus kasih intruksi ke asistennya sambil nunjuk-nunjuk.

Waktu itu gue berdua dengan wartawan lain. Posisi kita berdiri, menghadap dia yang juga berdiri. Emang dasar songong dari lahir x ye, pertanyaan kita dijawabnya ogah-ogahan. Jawabannya dikit banget dan menggantung. Dibikin kutipan di dalam berita juga susah. Matanya jelajatan tanpa memandang kita sedikitpun. Bener-bener nggak menghargai banget.

Sejak itu, gue tandain, kalau ketemu dia, gue ogah deketin untuk wawancara. Toh, artis atau musisi di Indonesia bukan dia doang. Gue pribadi paling gak suka kalau ketemu orang beken yang sombong gitu. Saling menghargailah, kita sama-sama kerja. Gue kerja cari berita, wajar kalau gue banyak bertanya karena memang itu pekerjaanya. Dan si artis sebagai nara sumber, terkenal juga karena wartawan, toh artis muncul di media juga gratis. Mereka kaya dan terkenal karena wartawan. Si artis tambah tajir, si wartawan gitu-gitu aja. Jadi cobalah saling respeck. Tul gak.

Karena nggak ngenakin dijadiin narsum, gue tinggal tu orang ke dalam. Bhay.

Bertahun-tahun berlalu, tanpa pernah gue menulis berita tentang dia lagi, meski banyak sensasinya yang enak buat diberitain. Meski sering ketemu di pengajian Java Musikindo, punya Mas Adrie Subono. Wartawan lain wawancara, gue emmmohhh. Noway!

Tak lama kemudian, muncul berita paling heboh seantero jagat. Istri siri yang belum diakui di media, baru saja melahirkan. Nikah dan hamil aja nggak ketahuan, tetiba ada info melahirkan. Berita dong! Berita paling nge-hits itu.

Hebohlah itu ditulis di mana-mana. Dan saat itu ada insiden seorang reporter dan kameramen infotaiment dipukul dan dirusak kameranya karena meliput ke rumah dia. Dia menyanggah, yang dibantu oleh beberapa saksi dari anak buahnya.

Sebelum masuk ke cerita gue, seorang reporter infotainment di sebuah televisi swasta besar pernah cerita. "Gila, si DAP bener-bener sakti mandraguna," kata dia dengan takjub ketika ngobrol dengan beberapa wartawan, termasuk gue.

Dia cerita, mendatangi DAP yang sedang syuting di studio televisi itu. Lalu dia menyodorkan microphone dan minta izin wawancara soal istri siri yang baru lahiran itu. DAP yang selama ini 'kabur' dari wartawan, gak bisa berkelit.

"Sebentar," kata DAP sambil mengambil handphonenya dan menjauh dari si reporter itu. Belum juga hitungan menit, handphone si reporter berbunyi. Ternyata DAP telpon ke pimred televisi besar itu, lalu dia telpon ke pimpinan infotainment dia, dan pimpinannya telpon si reporter.

"Lo lagi mau wawancara si DAP? Batalin wawancaranya, lo cari berita lain," kata si bos infotainment. Karena batal, si DAP berlalu dengan santai tanpa diwawancarai oleh infotaiment. Saktikan?

Nah, kronologis sebenarnya keluar di grup BBM infotainment yang gue ikutin. Karena sumbernya dari korban langsung, gue share di grup BBM lainnya. Maksudnya, gue mau kasih info yang benar, kalau kejadian sebenarnya seperti ini. Emang gue lagi sial, dan kelompok DAP ini sepertinya sedang cari kambing hitam, di grup BBM itu ada anak buah DAP yang setia banget dan melaporkan share gue itu ke DAP.

Lalu beredar pres release di yang disebar ke wartawan infotainment, disitu ada kronologis isinya yang didapet dari gue. Dari tulisan itu, terkesan gue yang ngadu ke pihak DAP nama-nama anak infotainment itu. Langsunglah, nama gue disebut sebagai pengadu dari pihak wartawan (harusnya sesama wartawan kompak gitu). Gue complain dong, mereka lebih jago berkelit dengan memakai istilah hukum yang gue nggak ngerti. Dari situ, nyaris semua infotainment sempet sebel sama gue sebagai si pengadu. Untung banget, saat itu gue sedang proses resign dari Rakyat Merdeka. Jadi gue nggak ada di dunia peliputan artis.

Itu yang kedua.
Ini cerita yang ketiga berurusan sama si DAP.

Gue udah kerja di media online kesohor.  Waktu itu reporter gue bersama dengan dua wartawan dari media lain datang ke rumahnya untuk wawancara dia dan anaknya yang baru kecelakaan. Memang saat itu, bisa dibilang wawancara ekslusif dengan satu tabloid ini.


Tabloid yang cetak mingguan ini selalu menjadikan DAP sebagai headline berita dengan angle macem-macem. Gue juga bingung, si DAP kayak punya saham di tabloid itu. Atau yang punya tabloid nggak sadar, kalau sedang dikadalin sama redaksinya karena HL dia-dia terus? Lol...

Reporter gue emang hebat banget, dia bisa lolos masuk ke dalam rumah si DAP sama reporter tabloid dan fotografernya. (oiya, Fyi, reporter tabloid ini sekaligus pemimpin redaksinya. Jadi karena dia pimred, dan DAP ini berasa orang penting, jadi pimred turun langsung untuk wawancara. Lagian si DAP emang deket sih sama pimrednya, makanya tiap minggu jadi HL terus kwkwkwk kaacaauuu).

Setelahn itu reporter gue balik kantor dan langsung menulis beritanya. Karena kita media online, yang bisa langsung turun beritanya, si pimred tabloid ini panik dong karena dia baru bisa cetak seminggu kemudian.

Beberapa angle berita sudah tayang di online dengan judul yang gue bikin bombastis, itu berita kece banget. Belom ada media lain yang nulis langsung dari sumbernya. Si pimred tabloid telpon gue, yang memang gue kenal udah lama.

Pimred: Al, si DAP minta berita yang ditulis reporter elo dihapus
Gue: Sori mas, gak bisa karena udah naik
Pimred: Dia marah, karena reporter lo wawancara tanpa ijin. Anak itukan masih di bawah umur, jadi harus didampingin.
Gue: Kan dia bisa masuk rumah pasti udah ada izin mas. Dia cerita sama gue, DAP juga liat dia wawancara anaknya.
Pimred: Gue cuma sampein pesan dia Al
Gue: Gue wawancara lagi deh, membantah tulisan sebelumnya ($%^# padahal males banget)
Pimred: Gue tanya DAP dulu mau nggak dia wawancara.

Tak lama si Pimred SMS kalau DAP nggak mau diwawancara, dia cuma minta tulisan itu dihapus, titik! (ngeyell kan).

Tak lama kemudian lagi si DAP SMS gue. Kira-kira begini isinya:

"Aal, redaktur Tempo.co, saya minta berita soal anak saya dihapus karena tidak ada izin dari orang tuanya dan tidak ada pendamping. Ada undang-undangnya melarang anak di bawah umur di wawancara tanpa izin."

Gue bales smsnya. "Saya wawancara Mas DAP untuk membantah berita sebelumnya ya."

DAP balas lagi: "Tidak perlu ada wawancara saya minta berita itu dihapus."

Ngeyel abiskan?! $%$#@@&^

Lalu gue diskusi sama bos gede, diceritain kronologis dan sms dari si DAP. Belum juga ada jawaban dari si bos, si DAP kirim sms lagi.

Tapi kali ini dia forward sms orang lain. Kayaknya dia diskusi sama seorang Dewan Pers, dan hasil sms nya itu di forward ke gue. Gini kira-kira:

"Ada hukumannya jika menurunkan berita hasil wawancara anak di bawah umur tanpa seizin orang tuanya...."

Akhirnya, dengan segala gendek, berita itu dihapus  sodara-sodara!!!

Sekian

Aal

73 comments:

  1. Kayaknya aku tahu artinya mba. Hehehe. Btw, anaknya dwawancara soal apa, mba? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, ketauan deh, soal kecelakaannya ituuu mbak, makasih udah mampir ya

      Delete
  2. Walo aku sempet fans berat grup band nya, tapi pas vokalisnya AL yaa.. Setelah ganti jd OM aku emoh dgr2 lagunya lagi.. Aku seribg dgr si DAP ini memang ga sopan dan srg ga menghargai org, termasuk temen2 1 grup bandnya. Yg pernah aku dgr ya, dia pernah maki2 drummernya WA dulu trs yg gitarisnya sapa tuh, lupa nama, yg suami band coklat, sampe ngelempar kepalanya pake botol aqua.. Itu prnh dgr dr temenku yg wartawan tp aku blm tau bener gak nya sih.. Tp kalo memang bener, berarti memang ga bisa menghargai org ya mba dia itu. Wajar sih, ga sekolah , arogan, ya korslet begini jadinya :p

    ReplyDelete
  3. Berarti waktu kecelakaan itu mba Al yang nulis, sayang nya kita belum kenal ya....#eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan, tapi reporterku, aku cuma bagian ngedit hihihihih

      Delete
  4. Berarti waktu kecelakaan itu mba Al yang nulis, sayang nya kita belum kenal ya....#eh

    ReplyDelete
  5. Replies
    1. Artis yg diduga makar tuh loh, yang tadi pagi ditangkep di aksi damai 212. Yang palanya botak

      Delete
  6. Waduh seru ceritanya. Baru tahu. Lhah...yg sekarang dituduh makar itu gimana Mbak? ada lanjutannya dong artikelnya... ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha soal makar aku nggak mudeng mbakk eee, Loll

      Delete
  7. Ohh ternyata ohh ternyata.. saya juga tidak bgtu suka deg DAP . Semangat! keadilan hanya ditangan Tuhan!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ini masuk barisan nggak suka itu orang ya, Loll

      Delete
  8. tapi semenjak anaknya kecelakaan, bisnisnya menurun... saya mah setelah dia sama istri siri nya itu jadi ilfeel, ya gimana gitu... kok bisa, yaaa?

    ReplyDelete
  9. Tabloid apa sih yg jadiin dia HL terus tiap minggu? Hahaha #ikutkepoh :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha pokoke tabloid entertainmentlahhh, bingung yakss krn banyak

      Delete
  10. Baru baca judul udah bisa nerka... apalagi pas ada 'sirih2 nggak resminya'... nyahahahaha...

    ReplyDelete
  11. tul, malesin bgd mbk,tp syukur deh mbak ya, udh gk berurusan sm tu org lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah, kapok aku, makanya sekarang jadi blogger aja deh, biar gak ada urusan sama doi lagih heheheh

      Delete
  12. Asli, baca cuhatan ini seru banget hahahaa... Awaknya bingung siapa nih DAP. Trus baca komen2nya, jadi paham wkwkw

    ReplyDelete
  13. wah begitu ay jadi wartawan ya, dicuekin juga harus mau ya, malah baru tahu aku beriatnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, banyak ko artis cuekin wartawan, buanyaakkk

      Delete
  14. Ih ngeselin banget mbaaa.. Blacklist dia dari narsum.. Huft

    ReplyDelete
  15. Kadang kupikir gaya sombongnya cuma bagian dari cara dia ngiklan aja. Makin bete orang, makin mbahas dia kan? Makin laris deh. Tapi secara personal, nggak suka juga model gitu. Wong Suroboyo asli itu emang ceplas ceplos bicara, kadang misuh juga tapi sopaan ke orang looh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mungkin sopannya ke orang yang bisa menguntungkan dia yaaa, hehehhe

      Delete
  16. Hahaha ngakak baca dua paragraf terakhir. Seru Mbak ditunggu cerita pedih perih berikutnya. :))))

    ReplyDelete
  17. aku suka lagu-lagu ciptaannya sih, dia emang terlahir sebagai musisi kayaknya.. kalau urusan pribadinya, hhehehehe...no komen aja.

    ReplyDelete
  18. Iyuuuuhhh banget itu DAP wakakkakaka

    ReplyDelete
  19. Dulu pas anaknya kecelakaan si DAP ini juga pernah ngamuk sama tv tempatku kerja mbak. Setiap ada wartawan pakai seragam merah yg ikut ngeliput nggak boleh sama dia. Alhasil waktu masih rame-rame berita itu teman-temanku kalo ngeliput nggak pakai seragam. Sampai-sampai katanya wapemred ke tempatnya dia buat minta maaf. Padahal mah dianya aja yang kelewat sensi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nahlhoo banyak kasus juga dia yaaaa, hhmmmmm

      Delete
  20. ih amit2 deh ama yg itu. Mending band andra and the bekbon dah. Itu jg sering sering masalah di menejemenin ma dia

    ReplyDelete
  21. Rejeki anak solihah berarti itu, mak Al xixixiii... Ketemu masalah ama die ampe 3x wkwkwkk....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha dijadiin rejeki aja yaks maakkk

      Delete
  22. Hm, seru ya.. baru tau ada juga wartawan yang bete sama narsumnya :D

    ReplyDelete
  23. Duh jadi ingat film You Call It Passion deh Mba, ceritanya tentang wartawati. Berjuang cari berita, kadang ya gak dihargain juga. Respect sama profesi kalian Mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaa ada filmnya yaa, makasih udah mampir yaaa jangan bosannn

      Delete
  24. Sama mba Gw sebel banget m Tuh Tuyul... Songong abizzz... Ditunggu tulisan berikutnya hihihi

    ReplyDelete
  25. Wah si DAP
    saya jg krg suka sih gara2 byk kasus

    ReplyDelete
  26. Si arrogant DAP, kapan sih dia tobat..buat onar aja...sabar ya mbak..keep wiriting :)

    ReplyDelete
  27. Hehehe seru juga ceritanya.
    Salam kenal mak^^

    ReplyDelete
  28. Sekarang karismanya memudar, jadi bahan bullyan..dah ngga ngepens lagi akuh :D

    ReplyDelete
  29. Menarik Mba Alia tulisannya. Saya emang ga pernah ngefans. Cuma suka sama mantan vocalisnya hihi..

    ReplyDelete
  30. Ouuu artis yang enoooh..minta ampun arogannya. Smoga setelah ditangkap kemaren dia rada jera y. Setidaknya bs introspeksi diri lah.

    ReplyDelete
  31. Kita yg baca tulisan di berita aja KZL mba. Gimana mba yg harus ketemu langsung ya sama artis model begini.. (T.T) Sabar mu pasti stocknya banyak ya mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, emoh ketemu doi lagiii iiyyhhhh

      Delete
  32. Wau..... Gak nyangka ternyata artis tsb sangat belagu, sebenarnya saya juga gk suka ama dan mengira para wartawan tu menyukai nya krn sering banget diwawancarai, gk taunya bgini aslinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe wawancara doi karena banyak yang baca, doi pinter supaya infotainment kejar dia trs

      Delete
  33. untung ga nge-fans sama dia wkwkwk...dari gesturenya aja keliatan kok dia arogan mba masih mau2nya mba ngejarin berita ttg dy :p aku mah wes males

    ReplyDelete
  34. Mak, aku pun pernah wawancara mantan bapake. Dese lagi ngga mood, jadi tetap jawab pertanyaan tapi setengah hati. Eh ada yg nanya soal orang ketiga, dese ngambek dan ninggalin kerumunan wartawan yang wawancara dia, hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe dirimu wartawan juga yaaaa, artis mang begonoh moodian ya

      Delete
  35. membantah tulisan sebelumnya, perlu juga ya...kadang emang males bangetlah, kadang juga udah lelah negbahas itu lagi

    ReplyDelete
  36. Awalnya bingung siapa DAP ini..tp dari clue kasus istri sirih dan kasus anaknya saya bs nebak nih

    ReplyDelete
  37. Kepo sama isi wawancaranya hahaha....kali ini kayaknya bisa menebak siapa yang dimaksud

    ReplyDelete
  38. aku tahu aku tahu!!! hihihi... dia kek kebal hukum gitu deh

    ReplyDelete